Elnusa (ELSA) Raih Cuan dari Memanasnya Harga Minyak

Emiten migas PT Elnusa Tbk. (ELSA) meyakini kenaikan harga minyak global dapat memberikan sentiment positif bagi kinerja dan kontrak perseroan.
Hafiyyan | 27 September 2018 07:26 WIB
Elnusa - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten migas PT Elnusa Tbk. (ELSA) meyakini kenaikan harga minyak global dapat memberikan sentimen positif bagi kinerja dan kontrak perseroan.

Head of Corporate Communications Elnusa Wahyu Irfan menuturkan, dengan adanya kenaikan harga minyak global, perusahaan berhadap dapat menyesuaikan dengan harga jasa kontrak migas. Namun, hal ini tentunya bergantung kepada kondisi pasar migas nasional.

“Kenaikan harga minyak ke atas US$70 per barel baru terjadi dalam waktu dekat, sehingga belum memberikan dampak bagi Elnusa. Semoga ke depannya bisa memberikan dampak positif,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (26/9/2018).

Investor Relations Elnusa Rifqi Budi Prasetyo mengatakan, kenaikan harga minyak akan positif terhadap kinerja operasional migas dan perolehan kontrak perseroan. Secara otomatis, kinerja keuangan tentunya juga turut meningkat.

"Dengan kenaikan harga minyak, perolehan nilai kontrak kami juga akan naik. Oleh karena itu, kinerja keuangan seperti pendapatan dan laba bersih pada 2018 juga dapat meningkat," tuturnya.
 
Sebelumnya, Direktur Utama PT Elnusa Tolingul Anwar menyampaikan, nilai kontrak baru hingga akhir 2018 minimal mencapai Rp5,5 triliun. Angka ini naik sebesar 12,24% dibandingkan tahun lalu yang sejumlah Rp4,9 triliun.

Per Juni 2018, pendapatan perusahaan mencapai Rp2,92 triliun. Nilai itu meningkat 46,46% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp1,99 triliun.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih ELSA mencapai Rp127,66 miliar. Nilai itu melonjak 783,91% yoy dari semester I/2017 sebesar Rp14,44 miliar.

Tag : elnusa, elnusa, kinerja emiten
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top