Divestasi Saham Pengelola FIRST REIT, Lippo Karawaci (LPKR) Kantongi 202 Juta Dolar Singapura

Emiten properti PT Lippo Karawaci Tbk. mengumumkan sejumlah transaksi ekuitas atas anak usahanya yakni Bowsprit Capital Corporation Limited, manager investasi atas FIRST real estate investment trust (REIT) atau dana investasi real estate (DIRE) senilai total 202 juta dolar Singapura.
Emanuel B. Caesario | 18 September 2018 17:42 WIB
Pengunjung mengambil gambar maket kawasan Millenium Village milik PT Lippo Karawaci Tbk di Tangerang, Banten, Sabtu (25/3). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti PT Lippo Karawaci Tbk. mengumumkan sejumlah transaksi ekuitas atas anak usahanya yakni Bowsprit Capital Corporation Limited, manager investasi atas FIRST real estate investment trust (REIT) atau dana investasi real estate (DIRE) senilai total 202 juta dolar Singapura.

Emiten dengan kode saham LPKR ini menandatangani perjanjian pengikatan pembelian saham (PPPS) dengan OUE Limited (OUE) dan OUE Lippo Healthcare Limited (OUELH) atas Bowsprit Capital. OUE akan mengambil alih 60% dan OUELH sebesar 40% atas saham Bowsprit Capital.

Total saham yang akan dilepas menjadi 1 juta unit yang merepresentasikan 100% saham Bowsprit Capital dengan nilai akuisisi mencapai 98,88 juta dolar Singapura. Bowsprit Capital merupakan manager FIRST REIT yang memiliki 7% saham FIRST REIT.

Di samping itu, Bridgewater International Limited, anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung oleh LPKR, juga menandatangani perjanjian pengikatan pembelian unit (PPPU) dengan OLH Healthcare Investment Pte. Ltd., anak perusahaan yang dimiliki secara tidak langsung oleh OUELH.

OLH Healthcare Investment Pte. Ltd. ini akan mengakuisisi 10,6% kepemilikan FIRST REIT dari Bridgewater International Limited atau sebanyak 83,59 juta unit dengan harga sebesar 102,65 juta dolar Singapura.

Ketut Wijaya, Presiden Direktur LPKR, mengatakan bahwa divestasi aset ini dilakukan pada saat yang tepat sehingga likuiditas LPKR akan meningkat secara substansial. Dana senilai total 202 juta dolar Singapura ini akan memperkuat neraca serta meningkatkan arus kas LPKR.

“Saya sangat senang karena dana tersebut dapat menambah kapabilitas finansial LPKR dalam memberikan komitmennya kepada para pemangku kepentingan, untuk kepentingan bersama dalam mewujudkan visi perusahaan menjadi salah satu pengembang kota mandiri terkemuka di Indonesia,” katanya dalam siaran pers, Selasa (18/9/2018).

Adapun, OUE merupakan pemilik properti, pengembang, dan operator properti yang terdiversifikasi di Singapura dengan portofolio real estate yang tersebar di Asia dan Amerika Serikat. OUE adalah sponsor dari OUE Hospitality Trust dan OUE Commercial Real Estate Investment Trust.

Keduanya didirikan untuk tujuan investasi dalam bisnis perhotelan yang menghasilkan pendapatan dari real estate terkait perhotelan dan aset komersial di pusat-pusat bisnis dan keuangan.

Sementara itu, OUELH yang sebelumnya dikenal sebagai International Healthway Corporation Limited, memiliki bisnis dalam pengembangan, operasional dan manajemen di bidang kesehatan serta fasiiltas yang terkait di Jepang dan China. OUELH akan memperluas portofolio perawatan kesehatannya ke pan-Asia.

Bersama dengan OUE, OUELH secara strategis dapat memanfaatkan pertumbuhan permintaan luar biasa yang menuntut kualitas dan layanan kesehatan yang terjangkau. Investasi OUELH di sub-sektor kesehatan selaras dengan tren industri yang sedang berkembang, khususnya di Jepang dan China.

Di Jepang, kebutuhan perawatan untuk lansia meningkat seiring tingginya potensi pertumbuhan lansia, sedangkan di China permintaan akan layanan medis berkualitas juga meningkat yang terdorong oleh meningkatnya kemakmuran dan urbanisasi. Grup akan memperbesar portofolionya di seluruh China, Jepang, dan Asia Tenggara.

Tag : Aksi Korporasi, lippo karawaci
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top