Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akuisisi Golden Energy Mines (GEMS) Terhadap BSL Group Kelar

Emiten tambang batu bara yang tergabung dalam Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk., (GEMS), menuntaskan proses akuisisi BSL Group rampung pada 31 Agustus 2018 dengan nilai Rp965,60 miliar.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 04 September 2018  |  17:33 WIB
Ilustrasi. - JIBI
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tambang batu bara yang tergabung dalam Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk., (GEMS), menuntaskan proses akuisisi BSL Group rampung pada 31 Agustus 2018 dengan nilai Rp965,60 miliar.

Corporate Secretary Golden Energy Mines Sudin menyampaikan, pada 31 Agustus 2018, perusahaan melakukan penandatanganan pengambilan saham empat perusahaan dari GMR Energy BV (GENBV) dan GMR Infrastructure Ltd. (GIOL).

Dengan akuisisi tersebut, maka GEMS mengambil alih 100% saham empat anak perusahaan GENBV dan GIOL, yakni PT Dwikarya Sejati Utama (DSU), PT Duta Sarana Internusa (DSI), PT Unsoco dan PT Barasentosa Lestari (BSL).

“Pendandatanganan pengambilan 4 saham memiliki nilai US$59,27 juta,” tuturnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (4/9/2018).

Selain itu, GEMS juga menandatangani perjanjian pengalihan Mandatory Convertible Bond (MCB) milik DSU dari GENBV dan GIOL senilai 6,37 juta. Dengan demikian, seluruh dana akuisisi mencapai US$65,64 juta atau setara dengan Rp965,60 miliar (kurs 31 Agustus 2018 Rp14.711 per dolar AS)

Sudin menjelaskan, pembayaran investasi dilakukan secara tunai dan sepenuhnya berasal dari dana internal perseroan. Per Juni 2018, ekuitas GEMS mencapai US$300,27 juta, naik dari akhir tahun lalu sebesar US$292,22 juta.

Akuisisi BSL Group menambah portolfolio aset perseroan. Hal ini juga mendukung peningkatan pendapatan dan pertumbuhan dalam jangka panjang.

Perkiraan sumber daya batu bara BSL sebesar 393 juta ton dengan cadangan sejumlah 194,6 juta ton. Berdasarkan penilaian independen, area konsensi tersebut memiliki nilai US$258,5 juta pada 1 April 2017.

Sudin menuturkan, dalam neraca keuangan BSL terdapat sejumlah utang. Dengan keuntungan operasional ke depan, perseroan dapat membayar utang tersebut.

Pada penghujung Agustus 2018, GEMS juga menandatangani perjanjian penanggungan dan pemberian ganti rugi oleh perseroan dengan ICICI Bank Limited cabang Bahrain. Perjanjian ini sehubungan dengan jaminan fasilitas utang yang diterima oleh BSL, selaku anak usaha perseroan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

golden energy kinerja emiten
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top