Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CALON EMITEN: SAP Express Pasang Harga IPO Rp220-Rp260 per Saham

Calon emiten sektor transportasi dan logistik PT Satria Antaran Prima Tbk. akan melaksanakan penawaran saham perdana dengan melepas sebanyak-banyaknya 600 juta saham atau 60% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 04 September 2018  |  16:51 WIB
Pengunjung berswafoto dengan latar belakang layar elektronik perdagangan saham di Jakarta, Selasa (16/1). - JIBI/Dedi Gunawan
Pengunjung berswafoto dengan latar belakang layar elektronik perdagangan saham di Jakarta, Selasa (16/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Calon emiten sektor transportasi dan logistik PT Satria Antaran Prima Tbk. akan melaksanakan penawaran saham perdana dengan melepas sebanyak-banyaknya 600 juta saham atau 60% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.

Bertindak sebagai perusahaan penjamin emisi efek yaitu RHB Sekuritas Indonesia. Dengan harga penawaran berada pada rentang Rp220—Rp260, pemilik perusahaan kurir dengan brand SAP Express tersebut berpeluang mengantongi dana hasil IPO sebesar Rp132 miliar—Rp156 miliar.

Direktru Utama SAP Express Budiyanto Darmastono menyampaikan melalui IPO, SAP Express berencana memperkuat struktur permodalan guna merespons prospek bisnis industri jasa pengiriman sebagai imbas dari maraknya transaksi penjualan ritel melalui e-commerce.

“Kami merupakan perusahaan kurir yang berkembang dengan sangat pesat. Kami terus tumbuh karena melihat pangsa pasar bisnis pengiriman yang sangat menjanjikan. Kami saat ini memiliki 70 kantor cabang di seluruh Indonesia,” ungkap Budiyanto di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Perseroan melakukan bookbuilding pada 31 Agustus-10 September 2018, sedangkan peawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 24—26 September 2018 setelah perseroan mendapatkan  pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan data Statista Digital Market Outlook, penjualan ecommerce di Indonesia pada 2018 diperkirakan mencapai lebih dari US$8,5 miliar atau meningkat 49% dari 2016 yang tercatat sebesar US$5,6 miliar. Pasar inilah yang menjadi faktor pendorong pertumbuhan bisnis perseroan.

Satria Antara Prima merupakan pemain yang belum lama pada industri kurir, yang pada pertengahan tahun ini baru berusia 4 tahun.

Pada kuartal I/2018, SAP Express membukukan pendapatan sebesar Rp48,2 miliar, meningkat 54,3% dibandingkan dengan kuartal I/2017 yang sebesar Rp31,2 miliar. Pada periode tersebut, perseroan membukukan laba bruto sebesar Rp10,8 miliar, meningkat 59,3% dari kuartal I/2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top