Ruang Penguatan Saham EXCL Terbatas

Harga saham PT XL Axiata Tbk masih berpotensi menguat dalam pergerakan yang terbatas meskipun pada perdagangan hari ini ditutup sedikit melemah sebesar 40 poin bila dibandingkan harga Senin (27/8) yang mencapai Rp2.980.
Dyah Ayu Kartika | 28 Agustus 2018 20:12 WIB
Karyawan XL Axiata melayani pelanggan di Jakarta, Kamis (21/6/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Harga saham PT XL Axiata Tbk masih berpotensi menguat dalam pergerakan yang terbatas meskipun pada perdagangan hari ini ditutup sedikit melemah sebesar 40 poin bila dibandingkan harga Senin (27/8) yang mencapai Rp2.980.

Pada pembukaan Selasa (28/8), harga saham emiten dengan ticker EXCL tersebut sempat menguat di level Rp3.000 sebelum akhirnya ditutup melemah ke Rp2.940.

Dari sisi fundamental, kinerja EXCL cukup menjanjikan dengan strategi ekspansi yang bertujuan menambah jaringan. Namun, beban operasional yang meningkat membuat laba perusahaan masih tertekan di zona merah.

Di semester I/2018 ini EXCL mendongkrak kinerja dengan ekspansi jaringan. Di tahun 2018 ini, EXCL akan menambah jumlah base transceiver stasion (BTS). Belanja modal atau capital expenditure yang mencapai Rp7 triliun, sebanyak 70% akan digunakan untuk penambahan jaringan data terutama di luar Pulau Jawa.

Hingga semester I/2018 pendapatan EXCL hanya tumbuh 1,03% menjadi Rp11,05 triliun dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp10,93 triliun.  Adapun, beban penjualan dan pemasaran perusahaan juga meningkat lebih dari 65% (yoy) menjadi Rp1,14 triliun. Kondisi ini membuat laba bersih EXCL terkoreksi cukup dalam 157,12% (yoy) dan menyebakan EXCL menderita rugi bersih Rp81,74 miliar.

Di sisi lain loyalitas pengguna XL dapat dikatakan cukup solid. Per Juni 2018, pengguna XL meningkat 5% menjadi 53 juta pelanggan dengan pengguna pascabayar melonjak 53% menjadi 891.000 pengguna. Hal ini dapat menjadi pendorong positif bagi kinerja EXCL.

Secara teknikal, penutupan bursa hari ini saham EXCL berada di atas MA200 pada level Rp2.940, volatilitas pergerakan harga saham EXCL meningkat namun momentum sedang melemah. Indikator Relative Strength Index  (RSI) menunjukkan saham EXCL menuju pada titik netral dan mendekati kondisi overbought.

Sumber: Bloomberg

*) Dyah Ayu Kartika, analis Bisnis Indonesia Resources

Tag : IHSG, xl axiata
Editor : Aprillian Hermawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top