Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Delta Dunia Makmur (DOID) Yakin Raih EBITDA US$320 Juta

Emiten kontraktor tambang batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) optimistis meraih EBITDA sebesar US$320 juta pada 2018 seiring dengan perbaikan kinerja operasional.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 14 Agustus 2018  |  21:04 WIB
Ilustrasi. - JIBI
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor tambang batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) optimistis meraih EBITDA sebesar US$320 juta pada 2018 seiring dengan perbaikan kinerja operasional.

Direktur Keuangan Delta Dunia Makmur Eddy Porwanto menyampaikan, per Juni 2018 perusahaan sudah melakukan pengupasan lapisan penutup sejumlah 169,4 juta bank cubic meter (bcm), dan produksi batu bara sejumlah 19,9 juta ton.

Beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan ialah kendala cuaca dan upaya peningkatan kapasitas produksi.

"Kami berkeyakinan akan bisa mencapai guidance, karena tantangan sehubungan dengan ramp up process [peningkatan kapasitas produksi] sudah mulai teratasi. Volume operasional sudah meningkat cukup signifikan di bulan Juli," tuturnya kepada Bisnis, Senin (13/8/2018).

Pada semester I/2018, DOID membukukan pendapatan US$384,47 juta, tumbuh 6,61% year-on-year (yoy) dari sebelumnya US$360,63 juta. Adapun, laba bersih melonjak 109,81% yoy menjadi  US$18,19 juta dibandingkan US$8,67 juta pada paruh pertama 2017.

Per Juni 2018, DOID membukukan Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar US$121 juta. Sampai akhir 2018, EBITDA ditargetkan mencapai US$280 juta--US$320 juta.

"Dengan adanya peningkatan produksi, kami yakin bahwa target EBITDA akan tercapai," ujarnya.

Eddy menyampaikan, sampai akhir 2018 target overburden removal (OB) mencapai 375-475 bcm, naik dari 2017 sejumlah 340 juta bcm. Volume produksi batu bara diharapkan sejumlah 45--50 juta ton.

Pada semester II/2018, perusahaan fokus meningkatkan kinerja operasional dengan meningkatkan utilisasi alat berat dan produktivitas penambangan. Dengan demikian, ongkos dapat menurun dan profit mengalami peningakatan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

doid
Editor : Pamuji Tri Nastiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top