Harga Karet Terdongkrak Pelemahan Yen dan Kenaikan Harga Minyak

Harga karet untuk pengiriman Desember 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,63% atau 1,1 poin ke level 176,30 yen per kilogram.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 Juni 2018 15:23 WIB
Pekerja memuat getah karet di tempat penampungan karet sementara Singkut, Sarolangun, Jambi, Kamis (19/10). - ANTARA/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (29/6/2018).

Harga karet untuk pengiriman Desember 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,63% atau 1,1 poin ke level 176,30 yen per kilogram.

Harga karet sebelumnya dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,11% atau 0,2 poin di posisi 175,00, setelah menguat 0,81% atau 1,4 poin ke level 175,20 yen per kg pada akhir perdagangan Kamis (28/6/2018).

Dilansir Bloomberg, penguatan harga komoditas karet dipicu oleh penguatan harga minyak mentah yang berada pada laju penguatan kuartal terpanjang dalam delapan tahun terakhir di tengah kekhawatiran pasokan.

Takaki Shigemoto, analis dari JSC di Tokyo mengatakan penguatan harga karet dipicu oleh meningkatnya minat investor terhadap komoditas ini karena penguatan harga minyak memicu naiknya biaya pembuatan produk sintetis pengganti karet alam.

“Pemulihan pada China juga menurunkan kekhawatiran pada pertumbuhan ekonomi negara dan permintaan untuk komoditas karet,” ungkap Takaki, seperti dikutip Bloomberg.

Turut menopang harga karet, nilai tukar yen terpantau melemah 0,15% atau 0,17 poin ke level 110,66 yen per dolar AS pada pukul 15.11 WIB.

Pergerakan Harga Karet Kontrak November 2018 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

29/6/2018

176,30

+0,63%

28/6/2018

175,20

+0,81%

27/6/2018

173,80

+0,75%

26/6/2018

172,50

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : harga karet
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top