Ini Strategi PWON Tingkatkan Recurring Income

Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. akan menambah sejumlah proyek recurring income (pendapatan berulang) baru hingga 2020 untuk mempertahankan rasio kontribusi antara development revenue dan recurring income berimbang 50:50.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 27 Juni 2018  |  06:12 WIB
Ini Strategi PWON Tingkatkan Recurring Income
Mal Gandaria City, salah satu mal milik PT Pakuwon Jati Tbk. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. akan menambah sejumlah proyek recurring income (pendapatan berulang) baru hingga 2020 untuk mempertahankan rasio kontribusi antara development revenue dan recurring income berimbang 50:50.

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Pakuwon Jati Minarto Basuki mengatakan bahwa pada 2017, kontribusi pendapatan berulang mencapai Rp2,95 triliun atau 52% dari total pendapatan yang sebesar Rp5,72 triliun. Capaian ini tumbuh 15,7% dibandingkan realisasi 2016 yang senilai Rp2,55 triliun.

Sementara itu, development revenue mencapai Rp2,76 triliun atau 48% dari total pendapatan. Angka ini tumbuh 20,8% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,29 triliun.

“Walaupun perbandingannya tidak selalu persis 50:50, tetapi kami menargetkan kontribusi recurring dan development revenue dapat selalu berimbang dalam jangka panjang. Untuk itu, kami akan selalu menyiapkan proyek investasi baru,” paparnya dalam acara paparan publik, Selasa (26/6/2018).

Proyek recurring income perseroan mencakup mal sewa, perkantoran sewa, dan hotel. Proyek perseroan terkonsentrasi di dua lokasi, yakni Jakarta dan Surabaya.

Saat ini, total area sewa bersih mal ritel emiten dengan kode saham PWON ini mencapai 631.000 meter persegi. Luasannya ditargetkan meningkat 5% menjadi 663.000 meter persegi pada 2020 melalui penambahan dua proyek baru, yakni Pakuwon Mall Phase 4 dan East Coast Center 2 Food & Entertainment Center.

Sementara itu, total area sewa bersih perkantoran mencapai 88.000 meter persegi dan akan ditingkatkan menjadi 160.000 meter persegi pada 2020, atau tumbuh 82%. Akan ada dua proyek baru yang selesai dalam dua tahun ini, yakni Tunjungan City Phase 6 dan Kota Kasablanka Tower C.

Selanjutnya, hotel akan bertambah dari saat ini 1.251 kamar menjadi 1.771 kamar pada 2020, atau tumbuh 42% melalui penambahan satu hotel baru yaitu Pakuwon Mall Hotel.

Di samping itu, PWON tengah menyelesaikan proses perizinan untuk proyek mixed use di Bekasi, Jawa Barat, seluas 3,6 hektare (ha). Ini akan menjadi proyek pertama perseroan yang berlokasi di luar Jakarta dan Surabaya.

Proyek ini akan mencakup 4 menara apartemen, hotel berkapasitas 330 kamar, serta mal seluas 71.000 meter persegi. Proyek ini baru akan dibangun pada 2019 dan menelan investasi Rp1,8 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emiten properti, pakuwon jati

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top