Masih Dibayangi Perang Dagang AS-China, Harga Karet Ditutup Stagnan

Harga karet untuk pengiriman November 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup tidak berubah dari posisi 171,50 yen per kilogram.
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 Juni 2018 15:22 WIB
Pekerja memuat getah karet di tempat penampungan karet sementara Singkut, Sarolangun, Jambi, Kamis (19/10). - ANTARA/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet ditutup stagnan pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (26/6/2018).

Harga karet untuk pengiriman November 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup tidak berubah dari posisi 171,50 yen per kilogram.

Harga karet sempat bergerak di zona hijau setelah dibuka dengan kenaikan 0,12% atau 0,2 poin di posisi 171,70, setelah berakhir melemah 1,1% atau 1,90 poin di level 171,50 pada perdagangan Senin (25/6).

Sementara itu, Asosiasi Negara-Negara Produsen Karet (ANRPC) mencatat konsumsi karet mentah global hingga bulan Mei 2018 meningkat 6,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya ke level 5.822 ton.

Dalam pernyataan resminya, seperti dikutip Bloomberg, ANRPC mengatakan kekhawatiran mengenai perang dagang China-As dan probabilitas kenaikan suku bunga acuan The Fed terus menekan sentimen.

Sementara itu, nilai tukar yen terpantau menguat 0,13% atau 0,14 poin ke level 109,63 yen per dolar AS pada pukul 15.06 WIB.

Pergerakan Harga Karet Kontrak November 2018 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

26/6/2018

171,50

0%

25/6/2018

171,50

-1,1%

22/6/2018

173,40

-0,46%

21/6/2018

174,20

-1,02%

20/6/2018

176,00

+1,32%

Sumber: Bloomberg

Tag : harga karet
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top