Multistrada Arah Sarana (MASA) Perluas Ekspor ke Amerika Selatan

Emiten produsen ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk. memperluas cakupan pasar ekspor perseroan ke beberapa negara. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja finansial perseroan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah.
Dara Aziliya | 24 Mei 2018 07:52 WIB
Direktur PT Multistrada Arah Sarana Tbk M Arief Sadikin (kiri) berbincang dengan Brand Manager Corsa Salomon Manalu tentang ban Corsa Cross S Dual di sela-sela peluncurannya, di Jakarta, Selasa (24/4/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk. memperluas cakupan pasar ekspor perseroan ke beberapa negara. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja finansial perseroan di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah.

Direktur Multistrada Arah Sarana Cindyanto K. Tjong menyampaikan setelah Lebaran yang jatuh pada Juni 2018, perseroan akan memulai pengapalan ke beberapa negara tujuan baru di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

“Kami sudah mulai masuk, mencari toko, branding di beberapa negara di Amerika Selatan. Memang membutuhkan waktu tapi langkah ini akan jadi poin untuk penambahan kuantitas ekspor ke Amerika. Sekarang sudah mulai produksi, bulan depan kami mulai ekspor belasan kontainer,” ungkap Cindyanto di Jakarta, Rabu (23/5).

Cindyanto enggan mendetilkan secara spesifik berapa banyak ban produksi perseroan yang mulai dikirimkan ke Amerika Tengah dan Amerika Latin. Kendati demikian, emiten dengan sandi MASA tersebut menilai pasar Benua Amerika sangat menjanjikan, merujuk pada pertumbuhan permintaan di Amerika Serikat yang konsisten tumbuh masif.

Beberapa negara baru yang mulai digempur emiten yang memproduksi ban dengan merek Archilles Radial dan Corsa tersebut yaitu Chile, Uruguay, Paraguay, dan Peru. Sejauh ini, ban produksi perseroan baru mencicipi pasar Brasil.

Berdasarkan data perseroan, ekspor ke Amerika Serikat selama ini mendominasi total pengapalan perseroan yaitu mencapai 30%. Pada 2017, ekspor ke AS menyumbang 28% dari total pendapatan perseroan atau kedua terbesar setelah pemasukan dari pasar domestik, sedangkan pada kuartal I/2018, ekspor ke Negeri Paman Sam berkontribusi sebesar 26%.

“Beberapa negara lain di Amerika akan kami mulai masuki dan kuantitasnya akan stabil setelah tahun kedua-ketiga,” ungkap Cindyanto.

Dia menjelaskan perseroan pun baru saja meluncurkan beberapa produk baru untuk dipasarkan di negara-negara di Uni Eropa yang diterima dengan cukup baik oleh pasar Benuar Biru.

Sementara itu, Direktur Multistrada Arah Sarana Uthan A. Sadikin mengungkapkan perseroan harus bersaing dengan produsen lain di Asia Tenggara untuk melakukan penetrasi ke pasar-pasar potensial, sehingga perlu dukungan pemerintah untuk dapat meningkatkan ekspor.

“Dukungan masih belum terlihat, misalnya harga gas. Selain itu, negara-negara Asean lain juga memiliki perjanjian dagang yang lebih mapan dengan negara-negara tujuan ekspor,” ungkap Uthan.

Tag : multistrada arah sarana
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top