Corpus Sekuritas Bakal Tambah Modal Rp100 Miliar

Setelah resmi menjadi Anggota Bursa dan mengantongi izin sebagai perantara pedagang efek serta penjamin emisi efek, PT Corpus Sekuritas Indonesia langsung tancap gas.
Tegar Arief | 21 Mei 2018 16:14 WIB
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah resmi menjadi Anggota Bursa dan mengantongi izin sebagai perantara pedagang efek serta penjamin emisi efek, PT Corpus Sekuritas Indonesia langsung tancap gas.

Dalam waktu satu tahun perseroan akan menambah modal hingga Rp250 miliar. Tujuannya, untuk bisa menjalankan transaksi margin di pasar modal. Adapun saat ini, modal perseroan tercatat senilai Rp150 miliar.

"Kami sampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan [OJK], modal kami tahun ini Rp150 miliar dan tahun depan akan kami tambah Rp100 miliar lagi. Agar bisa margin trading," kata Komisaris Utrama PT Corpus Sekuritas Indonesia Kristhiono Gunarso saat peluncuran di Gedung BEI, Senin (21/5/2018).

Direktur PT Corpus Sekuritas Indonesia Antho Darius menambahkan, dalam waktu dekat perseroan juga akan memperluas cabang sehingga transaksi yang dijalankan bisa semakin tinggi.

Dua kota pertama yang akan disasar adalah Surabaya dan Malang, masing-masing merupakan kota terbesar pertama dan kedua di Jawa Timur. "Selanjutnya kami akan membuka cabang di lokasi yang ada grup kami," kata dia.

Corpus Sekuritas berdiri setelah mengakuisisi 100% kepemilikan saham pada PT Madani Sekuritas Indonesia dari PT Mandiri Bumi Sejahtera oleh PT Corpus Prima Mandiri, induk usaha Corpus Sekuritas.

Proses transaksi ini telah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 4 April 2016, untuk pengalihan kepemilikan 100% dari PT Mandiri Bumi Sejahtera (99,99%) dan Hendrajanto Marta Sakri (0,01%).

Tag : sekuritas
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top