Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

INDO PREMIER: Target Kenaikan IHSG 5.990, Rekomendasi Saham CPIN, JPFA, MYOR

PT. Indo Premier Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (15/5/2018) bergerak di kisaran 5.9005.990.
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). /Bisnis Abdullah Azzam
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). /Bisnis Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— PT. Indo Premier Securities memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (15/5/2018) bergerak di kisaran 5.900–5.990.

Dikemukakan indeks meskipun tertekan namun masih mampu bertahan di atas EMA5,10 dengan membentuk pola small bullish candle, stochastic netral dan MACD histogram convergence negatif.

“Target kenaikan indeks pada level 5.990 kemudian 6.030 dengan support di level 5.900 dan 5.860,” tulis Indo Premier dalam risetnya yang diterima hari ini, Selasa (15/5/2018).

PT. Indo Premier Securities pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham berikut:   

  • CPIN (3.500)

Rekomendasi: Spec Buy

Candle ditutup di atas EMA5 dan membentuk pola long white marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic golden cross dan MACD histogram convergence negatif. Target kenaikan harga pada level 3.560 kemudian 3.630 dengan support di level 3.430, cut loss jika break 3.360. 

  • JPFA (1.605)

Rekomendasi: Spec Buy

Candle ditutup di atas EMA5,10 dan membentuk pola long white marubozu yang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic golden cross dan MACD histogram divergence positif. Target kenaikan harga pada level 1.640 kemudian 1.675 dengan support di level 1.570, cut loss jika break 1.550.

  • MYOR (2.870)

Rekomendasi: Buy on Weakness

Candle bertahan di atas EMA50 dan membentuk pola spinning top yang merupakan sinyal indecision, stochastic netral dan MACD histogram divergence negatif. Target harga beli pada level 2.800 dengan resist di 2.930 kemudian 3.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper