Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun 1.000 Menara, TBIG Fokus Pertumbuhan Organik

Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. memiih fokus pada pertumbuhan organik pada tahun ini. Kendati perseroan tidak menutup peluang untuk melakukan akuisisi perusahana lain.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 27 April 2018  |  13:56 WIB
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. memiih fokus pada pertumbuhan organik pada tahun ini. Kendati perseroan tidak menutup peluang untuk melakukan akuisisi perusahana lain.

Direktur Keuangan Tower Bersama Infrastructure, Helmy Yusman Santoso menyampaikan emiten dengan kode saham TBIG tersebut akan mengalokasikan Rp1 triliun pada tahun ini untuk membangun 1.000 tower dan menambah 1.500 kolokasi.

“Totalnya investasi Rp1 triliun yang akan kami peroleh dari dana internal dan pinjamn bank yang belum kami tarik, kurang lebih US$200 juta. Dari sisi pendanaan, sebenarnya kami sudah prepare untuk membangun 2.000—3.000 tower,” ungkap Helmy di Jakarta, Jumat (27/4).

Helmy menyampaikan perusahaan juga menyiapkan belanja modal untuk akuisisi perusahaan, yang kemungkinan diambil dari obligasi perseroan. Adapun, perseroan telah memegang persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan obligasi berdenominasi dolar senilai US$850 juta.

Pada tahun lalu, perseroan mencatatkan tambahan pertumbuhan tower dan kolokasi sebanyak total 3.000 unit pada tahun lalu yang seluruhnya organik. Hingga akhir 2017, TBIG memiliki 13.509 sites telekomunikasi yang melayani 23.018 penyewaan.

Helmy menyampaikan bisnis menara masih menjanjikan seiring perkembangan industri telekomunikasi di Tanah Air. Seluruh menara yang akan dibangun pada tahun ini pun tersebat di daerah-daerah di luar Pulau Jawa.

“Sebesar 83% pendapatan kami disumbangkan oleh kontrak dengan Telkomsel, Indosat, dan XL yang perkembangannya sangat pesat. Mereka tidak hanya melakukan modernisasi equipments, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan,” ungkap Helmy.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tower bersama tbig kinerja emiten
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top