Kurs Rupiah Diprediksi Flat Pekan Depan

Pergerakan rupiah pekan depan diprediksi akan cenderung flat pasca libur panjang Paskah pekan ini.
Mia Chitra Dinisari | 30 Maret 2018 11:05 WIB
Petugas memeriksa uang di cash center'Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (15/5). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan rupiah pekan depan diprediksi akan cenderung flat pasca libur panjang Paskah pekan ini.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menyebutkan bahwa pergerakan USDIDR lebih cenderung flat dalam rangka memperingati hari Jumat Agung.

Sebab, katanya, fluktuasi maupun volatilitas pergerakan harga tidak terlalu besar ketika market sedang libur.

"Range USDIDR Jumat adalah 13.730 hingga 13.770," tulis risetnya.

Pada perdagangan Kamis (29/03) kemarin, nilai tukar rupiah berbalk melemah pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Kamis (29/3/2018).

Rupiah ditutup berbalik melemah 0,01% atau 2 poin di Rp13.766 per dolar AS, setelah dibuka dengan depresiasi di level yang sama.

Sepanjang perdagangan kemarin, rupiah mayoritas bergerak di zona hijau pada kisaran Rp13.744--Rp13.773 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Rabu (28/3), rupiah berakhir terdepresiasi 0,16% atau 22 poin di posisi 13.764.

Sementara itu, mayoritas mata uang di Asia menguat terhadap dolar AS, dipimpin won Korea Selatan yang menguat 0,45%, disusul yen Jepang yang naik 0,22%.

Di sisi lain, rupee India memimpin pelemahan mata uang di Asia dengan depresiasi 0,31%, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,12%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,04% atau 0,036% ke level 90.094 pada pukul 16.23 WIb.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Rupiah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top