Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KINERJA 2017: Laba Alam Sutera (ASRI) Melonjak 171,4%

Emiten pengembang hunian mewah, PT Alam Sutera Realty Tbk. melonjak tajam sepanjang tahun lalu. Pada 2017, Alam Sutera membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,38 triliun atau lompat 171,4% dibandingkan dengan 2016 yang sebesar Rp508,78 miliar.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 20 Maret 2018  |  18:25 WIB
Noble Alam Sutera - noblealamsutera.com
Noble Alam Sutera - noblealamsutera.com

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pengembang hunian mewah, PT Alam Sutera Realty Tbk. melonjak tajam sepanjang tahun lalu. Pada 2017, Alam Sutera membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,38 triliun atau lompat 171,4% dibandingkan dengan 2016 yang sebesar Rp508,78 miliar.

Padahal, laba bersih perusahaan sempat melemah sebesar 14,7% pada 2016, setelah pada 2015 perusahaan membukukan laba bersih Rp596,51.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, pendapatan emiten dengan kode saham ASRI tersebut juga mencatatkan lonjakan signifikan. Pada 2017, ASRI membukukan penjualan, pendapatan jasa dan usaha sebesar Rp3,92 triliun atau naik 44,2% dari tahun sebelumnya Rp2,71 triliun.

Manejemen Alam Sutera saat ini tengah mengerjakan beberapa proyek strategis, salah satunya pengerjaan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Tahun ini, ASRI menargetkan marketing sales dapat mencapai Rp4 triliun.

Adapun, posisi kas dan setara kas ASRI hingga akhir tahun 2017 tercatat sebesar Rp 718 miliar, dengan total asset perseroan pada periode tersebut sebesar Rp 20,72 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alam sutera
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top