Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AKSI KORPORASI: CEO Mayapada Healthcare (SRAJ) Ungkap Alasan Merger dengan BMC Hospital

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. secara resmi telah mengakuisisi Bogor Medical Center (BMC). Emiten berkode saham SRAJ itu mengeluarkan dana mencapai Rp300,18 miliar untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 16 Maret 2018  |  01:32 WIB
Mayapada Hospital - mayapadahospital.com
Mayapada Hospital - mayapadahospital.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. secara resmi telah mengakuisisi Bogor Medical Center (BMC). Emiten berkode saham SRAJ itu mengeluarkan dana mencapai Rp300,18 miliar untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.

Jonathan Tahir, Group CEO Mayapada Healthcare yang menjadi induk usaha SRAJ mengatakan penggabungan bisnis ini akan memberikan dampak positif terhadap kedua pihak, terutama dalam memberikan layanan kesehatan.

"Tentunya dengan merger ini kami dapat berkontribusi optimal dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah Bogor," katanya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis.com, Kamis (15/3/2018).

Perusahaan milik salah satu orang terkaya di Tanah Air, Tahir itu memang gencar untuk memperluas bisnis medisnya dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, perseroan tengah mengembangkan layanannya di Surabaya, Bandung, dan beberapa lokasi lain di sekitar ibu kota.

Jonathan menambahkan, BMC Hospital merupakan salah satu rumah sakit terbaik dan besar di wilayah Bogor. BMC Hospital juga memberikan pelayanan yang cukup lengkap untuk pasien.

"BMC Hospital merupakan salah satu rumah sakit terbaik yang besar di wilayah Bogor," ujarnya.

Direktur BMC Hospital Hendro Darmawan menambahkan, jaringan, profesionalisme, kualitas pelayanan, serta peralatan modern yang dimiliki oleh Mayapada Healthcare akan memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada pasien-pasien yang dilayani.

Berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan perseroan, merger tersebut dilakukan dengan cara konversi saham. Setiap 1 saham BMC akan dikonversi menjadi 70,09 juta saham SRAJ. Hasil penggabungan dua perusahaan itu menyebabkan total aset SRAJ meningkat dari Rp2,15 triliun menjadi Rp2,56 triliun.

Namun, ekuitas dan liabilitasnya masing masing meningkat 18,47% menjadi Rp1,92 triliun dan naik 19,7% menjadi Rp635,73 miliar. Berdasarkan penghitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Stefanus Tonny Hardi & Rekan, nilai wajar PT Bogor Medical Center mencapai Rp300,17 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mayapada group
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top