Ditutup Rebound, Rupiah Perkecil Pelemahan Mingguan

Rupiah ditutup menguat 0,12% atau 17 poin di Rp13.668 per dolar AS, setelah dibuka menguat 0,14% ke di posisi Rp13.666. Pada perdagangan Kamis (22/2) rupiah ditutup melemah 0,49% atau 67 poin di posisi Rp13.685 per dolar AS.
Aprianto Cahyo Nugroho | 23 Februari 2018 16:53 WIB
Uang rupiah. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah ditutup rebound, mengakhiri reli pelemahan empat hari berturut-turut pada perdagangan Jumat (23/2/2018).

Rupiah ditutup menguat 0,12% atau 17 poin di Rp13.668 per dolar AS, setelah dibuka menguat 0,14% ke di posisi Rp13.666. Pada perdagangan Kamis (22/2) rupiah ditutup melemah 0,49% atau 67 poin di posisi Rp13.685 per dolar AS.

Dengan penguatan hari ini, rupiah memperkecil penurunan mingguan menjadi 1,05%. Sepanjang hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.653 – Rp13.691 per dolar AS.

Dilansir Bloomberg, rupiah memangkas pelemahan mingguan pada perdagangan hari ini setelah imbal hasil obligasi AS berkonsolidasi dan bursa saham yang rebound sehingga memicu minat terhadap aset negara berkembang.

“Pelemahan mingguan rupiah menjadi yang terbesar di antara mata uang Asia selain Jepang, terutama karena tingginya kepemilikan asing atas obligasi pemerintah Indonesia,” ungkap Sophia Ng, analis Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, seperti dikutip Bloomberg.

Bersama rupiah, mayoritas mata uang lainnya di Asia terpantau menguat, dipimpin oleh peso Filipina yang naik 0,55%, disusul won Korea Selatan yang menguat 0,49%.

Sementara itu, dolar Singapura memimpin mata uang di Asia yang melemah dengan depresiasi 0,25%, disusul yen Jepang yang turun 0,11%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini terpantau menguat 0,12% atau 0,105 poin ke level 89,841 pada pukul 16.28 WIB.

Tag : nilai tukar rupiah
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top