Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emas Waspadai Data NFP

Harga emas mulai sedikit melemah di tengah antisipasi terhadap data tenaga kerja AS yang dirilis hari ini.
Ilustrasi/Reuters
Ilustrasi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas mulai sedikit melemah di tengah antisipasi terhadap data tenaga kerja AS yang dirilis hari ini.

Terpantau, pada perdagangan Jumat (2/2) pukul 10.15 WIB, harga emas spot melemah 0,77 poin atau 0,06% menuju US$1.348 per troy ounce. Sementara harga emas Comex kontrak pengiriman April 2018 naik 3,20 poin atau 0,24% menjadi US$1.351,10 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS naik sedikit ke level 88,750 setelah pada sesi sebelumnya mencapai level terendah tiga tahun di 88,583.

Menjelang rilis data tenaga kerja AS yang terdiri dari data non farm payroll (NFP), indeks upah, dan tingkat pengangguran pada malam hari ini, harga emas rawan mengalami pelemahan jika data tersebut positif dan mendorong kenaikan tingkat suku bunga.

“Satu hal yang dapat mendorong rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga tiga kali di tahun ini adalah upah. Ketenagakerjaan sudah pasti terus melaju lebih tinggi dibandingkan tingkat pengangguran, namun upahnya masih ragu,” kata Chris Gaffney, Presiden World Markets di EverBank yang berbasis di St. Louis.

Pergerakan logam mulia sangat sensitif terhadap tingkat suku bunga. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan opportunity cost kepemilikan aset tidak berimbal hasil serta mendorong pergerakan dolar naik.

Gaffney menuturkan bahwa data tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan, tingkat pengangguran yang rendah, dan upah yang lebih tinggi akan memberi sinyal kekuatan pada ekonomi.

“Pada gilirannya, akan memperkuat dolar AS dan menekan emas,” ujarnya.

Harga emas tercatat menguat 3,2% pada Januari 2018 karena dolar AS jatuh ke posisi terendah tiga tahun terhadap sejumlah mata uang utama dunia.

Monex Investindo Futures dalam publikasi risetnya mengatakan bahwa emas berpeluang melemah pada hari ini jika data tenaga kerja AS yang dirilis pada malam hari ini lebih bagus dari ekstimasi.

“Emas berpotensi melemah selama tertahan di bawah US$1.350 per troy ounce,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Eva Rianti
Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper