Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Watsons Bakal Buka 30 Gerai Baru

PT Duta Intidaya Tbk. (DAYA) berencana membuka hingga 30 gerai baru pada tahun ini, yang difokuskan pada Pulau Jawa.
Watsons Indonesia/Instagram Watsons
Watsons Indonesia/Instagram Watsons

Bisnis.com, JAKARTA--PT Duta Intidaya Tbk. (DAYA) berencana membuka hingga 30 gerai baru pada tahun ini,  yang difokuskan pada Pulau Jawa.

Presiden Direktur Duta Intidaya Lilis Mulyawati mengungkapkan pembukaan gerai akan dilakukan secara selektif. Peritel produk kesehatan dan kecantikan, Watsons berencana melakukan pembukaan gerai di Pulau Jawa dan beberapa kota besar lainnya.

"Untuk meningkatkan penjualan kami juga sudah bekerja sama dengan Go-Jek dan pihak ketiga,"  ungkapnya baru-baru ini.

Adapun belanja modal perseroan untuk membuka gerai mencapai Rp30 miliar. Dana tersebut berasal dari sisa dana hasil penawaran umum perdana.

Manajemen Watsons juga kian gencar untuk mengembangkan konsep e-commerce. Hingga saat ini, jumlah penjualan melalui online masih sekitar 5% dari total penjualan. Lilis yakin bahwa platform online setiap tahun selalu meningkat

Dalam laporan keuangan kuartal I/2017, DAYA membukukan pendapatan bersih senilai Rp95,23 miliar, tumbuh 49% dari posisi Rp63,7 miliar pada periode yang sama. Peningkatan pendapatan DAYA pada kuartal I/2017 sejalan dengan kenaikan beban pokok pendapatan hingga 49% year on year menjadi Rp59,9 miliar.

Selain itu, beban usaha Watsons Indonesia juga meningkat 36% year on year dari posisi Rp27,8 miliar pada kuartal I/2016 menjadi Rp37,81 miliar pada kuartal  I/2017. Hingga kuartal I/2017, Watsons kembali mencetak kerugian.

Posisi kerugian DAYA pada kuartal I/2017 sudah lebih kecil menjadi Rp2,69 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dari posisi Rp4,22 miliar.

Untuk menekan kerugian, DAYA tengah berupaya meningkatkan penjualan dan kunjungan pelanggan (footfall), menyediakan tempat belanja dengan konsep yang inovatif dan promosi-promosi. Selain itu, DAYA juga berencana mengetatkan biaya-biaya operasional tetap dan meningkatkan produktivitas karyawan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper