Tunggu Indikator Inflasi, Dolar AS Turun Tipis Pagi Ini

Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melandai pada perdagangan pagi ini (Jumat, 23/6/2017), seiring penantian para pedagang atas rilis sejumlah indikator terkait inflasi AS pekan depan.
Renat Sofie Andriani | 23 Juni 2017 09:40 WIB
Dollar AS. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) terpantau melandai pada perdagangan pagi ini (Jumat, 23/6/2017), seiring penantian para pedagang atas rilis sejumlah indikator terkait inflasi AS pekan depan.

Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,11% atau 0,111 poin ke 97,482 pada pukul 09.05 WIB.

Sebelumnya indeks dolar dibuka turun 0,04% atau 0,040 poin di level 97,553, setelah pada perdagangan Kamis berakhir dengan kenaikan tipis 0,03% atau 0,034 poin di posisi 97,593.

Indeks sempat mencapai puncaknya di level tertinggi satu bulan pada awal pekan ini setelah bank sentral AS The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya pekan lalu serta membuka kesempatan untuk pengetatan moneter selanjutnya tahun ini.

Namun, pergerakannya kemudian terjebak dalam kisaran yang ketat menunggu katalis-katalis baru.

“Sementara pasar berhasil menarik insentif dari The Fed pekan lalu, sebenarnya tidak banyak faktor bagi dolar untuk bergerak pekan ini tanpa adanya rilis indikator utama dan agenda politik penting,” kata Shin Kadota, ahli strategi senior di Barclays, seperti dikutip dari Reuters.

Menurutnya, inflasi kemungkinan akan menjadi hal yang menggerakkan mata uang pekan depan seiring rilis sejumlah indikator di AS. Indikator tersebut akan menjadi kunci setelah kemerosotan harga minyak mentah pekan ini telah mengaburkan prospek inflasi AS.

Data AS yang akan dirilis pekan depan termasuk indikator kepercayaan konsumen bulan Juni, penjualan rumah yang tertunda, persediaan minyak mentah, revisi PDB kuartal pertama, dan indeks harga PCE.

 

Posisi indeks dolar AS                                       

23/6/2017

(Pk. 09.05 WIB)

97,482

(-0,11%)

22/6/2017

97,593

(+0,03%)

21/6/2017

97,559

(-0,21%)

20/6/2017

97,760

(+0,22%)

19/6/2017

97,548

(+0,40%)

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Inflasi, dolar as

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top