Dampak Investment Grade S&P, Yield SUN Bakal Melandai ke 6,85%-7,0%

Dikereknya peringkat investasi Indonesia oleh S&P Global Ratings berpotensi membuat yield SUN tenor 10 tahun melandai ke kisaran 6,85%-7,0% dalam jangka pendek.
Ana Noviani | 19 Mei 2017 17:07 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Dikereknya peringkat investasi Indonesia oleh S&P Global Ratings berpotensi membuat yield SUN tenor 10 tahun melandai ke kisaran 6,85%-7,0% dalam jangka pendek.

Ariawan, Analis Fixed Income BNI Sekuritas, mengatakan peringkat investment grade dari S&P Ratings bakal berdampak positif terhadap pasar obligasi di Tanah Air.

Dengan upgrade rating dari BB+ ke BBB- dari S&P Global Ratings, Indonesia telah mengantongi peringkat layak investasi dari semua lembaga pemeringkat internasional. Sebelumnya, Indonesia telah diganjar investment grade dari Moody's dan Fitch Ratings.

"Dengan demikian minat investor asing akan meningkat. Terutama dari beberapa investor konvensional, seperti dari Jepang dan Malaysia," kata Ariawan ketika dihubungi Bisnis.com, Jumat (19/5).

Ariawan memperkirakan tingkat yield surat utang negara tenor 10 tahun berpotensi untuk melandai ke kisaran 6,85%-7,0% dalam jangka pendek.

Berdasarkan data Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), yield SUN tenor 10 tahun berada pada level 7,21% pada akhir perdagangan Jumat (19/5).

"Dalam jangka pendek yield bisa turun ke 6,85%-7,0%. Namun dalam jangka menengah sampai akhir tahun, tetap harus waspadai risiko dari eksternal berupa gejolak politik global maupu rencana kenaikan Fed Fund Rate," pungkasnya.

Tag : sun
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top