RELIANCE SECURITIES: IHSG Mixed Menguat, Rekomendasi Saham BBNI, BWPT, JSMR, SIMP, UNTR, ELSA.

Reliance Securities memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa hari ini akan bergerak dengan kecenderungan mixed dengan menguji target selanjutnya pada range pergerakan 5.680-5.741.
Mia Chitra Dinisari | 27 April 2017 06:31 WIB
Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.coom, JAKARTA - Reliance Securities memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan bursa hari ini akan bergerak dengan kecenderungan mixed dengan menguji target selanjutnya pada range pergerakan 5.680-5.741.

Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menyebutkan pergerakan IHSG kemarin cukup mengejutkan setelah dibuka dan bergerak cenderung terkonsolidasi negatif IHSG ditutup pre clossing dengan menguat 45.73 poin sebesar 0.8% dilevel 5726.53 yang merupakan rekor harga tertinggi tahun ini dengan aksi pembelian asing yang terus cenderung bertambah.

Dimana pada perdagangan hari ini investor asing tercatat net buy 1.9 Triliun rupiah dengan indeks saham keuangan dan perbankkan yang memimpin penguatan.

Saham-saham perbankkan dinilai cukup undervalue dari segi harga melihat kinerja kuartal ke 1 yang cukup baik. Meskipun data yang rilis pada hari ini mengenai pertumbuhan penanaman modal asing kuartalan turun menjadi 0.9% dari 2.1% dengan perkiraan awal naik 3.2%.

"Karena itu, hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan menguji target selanjutnya pada range pergerakan 5.680-5.741," tulisnya dalam riset

Dia menjelaskan, melanjutkan penguatan dipekan , Bursa Asia ditutup mayoritas naik diatas 1%. BOJ secara luas diperkirakan akan mempertahankan program pelonggaran moneternya. Indeks keseluruhan dari aktifitas industri di Jepang naik cukup signifikan 0.7% dari 0.1% diperiode sebelumnya. Kembali meningkatnya kepercayaan investor pada aset beresiko pada akhir bulan melihat penurunan telah cukup signfikan sejak awal bulan ini menjadi faktor utama

Bursa Eropa terkonsolidasi seakan menghentikan reli 5 hari berturut-turut setelah membawa mereka kelevel tertinggi sejak 2015. Greenback kembali naik karena obligasi pemerintah AS meningkat permintaannya. Sentimen rencana pemotongan pajak oleh Donald Trump dan pertumbuhan GDP yang diperkirakan naik 1% di AS. Sentimen selanjutnya investor akan menanti kebijakan moneter dari BOJ dan ECB yang mengindikasikan adanya kemungkinan sedikit perubahan kebijakan melihat pertumbuhan AS dan ancama capital out flow.

Pergerakan IHSG pada penutupan terakhir menggagalkan pola reversal dari candlestick pattern dengan break out resistance level. Pergerakan IHSG ini membuka peluang menuju 161.8% fibonacci ratio di 5741 dengan keterbatasn pergerakan melihat kondisi Stochastic yang telah jenuh beli dan kondisi momentum yang sebenarnya cenderung terkonsolidasi diluar kejutan penguatan dipre-closing.

Sementara itu, dia merekomendasikan saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya BBNI, BWPT, JSMR, SIMP, UNTR, ELSA.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top