Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Surya Semesta Internusa (SSIA) Gunakan Dana Obligasi Rp377 Miliar

Emiten kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk telah menggunakan dana penerbitan obligasi sebanyak Rp377,42 miliar per Desember 2016.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 19 Januari 2017  |  15:40 WIB
Surya Semesta Internusa (SSIA) Gunakan Dana Obligasi Rp377 Miliar
/suryainternusa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk telah menggunakan dana penerbitan obligasi sebanyak Rp377,42 miliar per Desember 2016.

Berdasarkan ketarangan tertulis yang dirilis perseroan, Kamis (19/1/2017), dana obligasi yang diterbitkan pada September 2016 itu sebagian besar digunakan untuk pinjaman kepada anak usaha. Pinjaman tersebutnya dipakai untuk akuisisi lahan di Subang.

Total dana yang diraih emiten bersandi saham SSIA setelah dipotong biaya emisi mencapai Rp844 miliar. Sisa dana obligasi yang belum dipakai mencapai Rp511 miliar atau 60,5% dari total dana yang diraih.

Per September 2016, luas lahan yang sudah diakuisisi SSIA mencapai 486 hektare. Secara kumulatif, pembebasan lahan yang dilakukan emiten bersandi saham SSIA itu mencapai 87 hektare dalam sembilan bulan terakhir.
Tahun ini, perseroan bakal terus membebaskan tanah di Subang untuk membuka kawasan industri baru pada 2018.

Di Subang, SSIA telah mendapat izin lokasi seluas 2.000 hektare sehingga pembebasan lahan dimungkinkan seluas izin lokasi yang diberikan. SSIA melakukan ekspansi ke Subang karena wilayah itu dinilai prospektif untuk pengembangan kawasan industri setelah pemerintah memutuskan untuk membangun pelabuhan baru di Patimbang, wilayah Utara Subang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ssia
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top