Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA DILD: Kuartal III, Intiland Development Raup Pendapatan Rp1,65 Triliun

Emiten properti PT Intiland Development Tbk. meraup pendapatan sebanyak Rp1,65 triliun dalam sembilan bulan 2016, tumbuh 7,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 28 Oktober 2016  |  12:08 WIB
. - .
. - .

Bisnis.com, JAKARTA- Emiten properti PT Intiland Development Tbk. meraup pendapatan sebanyak Rp1,65 triliun dalam sembilan bulan 2016, tumbuh 7,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang terbit Jumat (28/10/2016), pendapatan Intiland disumbang oleh penjualan properti dan pendapatan usaha. Penjualan properti Intiland per September 2016 stagnan di angka Rp1,4 triliun. 

Penjualan properti bangunan bertingkat atua high rise dan perumahan yang menjadi kontributor terbesar sebetulnya tumbuh, masing-masing 11% dan 16%. Namun, penjualan lahan industri anjlok 95%. Untuk dketahui, Intiland memiliki kawasan industri di Ngoro, Jawa Timur.

Selain penjualan properti, Intiland juga meraup pendapatan dari sewa properti investasi dan biaya jasa pemeliharaan. Per September 2016, pendapatan dari segmen ini menapai Rp250,35 miliar atau tumbuh 53%.

Kendati pendapatan bertumbuh, laba bersih Intiland mengalami koreksi tipis sebesar 3% menjadi Rp205,11 miliar. Salah satu penyebab laba perusahaan bersandi saham DILD itu tergeru antara lain peningkatan beban bunga yang mencapai 34% menjadi Rp104,8 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

intiland
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top