Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bedah Wisma Sudirman, OMRE Rogoh Kocek Rp7,8 Triliun

Emiten spesialis properti investasi, PT Indonesia Prima Properti Tbk., siap menggelontorkan dana Rp7,8 triliun untuk pengembangan kembali atau redevelopment Wisma Sudirman.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 15 September 2016  |  19:03 WIB
Wisma Sudirman - Ilustrasi/ipp.co.id
Wisma Sudirman - Ilustrasi/ipp.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten spesialis properti investasi, PT Indonesia Prima Properti Tbk., siap menggelontorkan dana Rp7,8 triliun untuk pengembangan kembali atau redevelopment Wisma Sudirman. Sebanyak Rp3,35 triliun dana itu dialokasikan untuk investasi tanah.

Njudarsono Yusetijo, Direktur Utama Indonesia Prima Property, mengatakan perombakan Wisma Sudirman diperkirakan memakan waktu lima tahun setelah pengosongan lahan dan kelengkapan izin. Pembangunan kembali Wisma Sudirman dilakukan melalui anak usaha perseroan, Panen Basuki Lestari (PLB).

Dia mengimbuhkan sumber pendanaan untuk investasi pembangunan kembali Wisma Sudirman berasal dari modal yang disetor perseroan dan Reco Olive Pte Ltd ke Aurora Development, perusahaan patungan antara perseroan dan Reco Olive.

"Sisanya akan diperoleh dari pembiayaan instusi keuangan dan perbankan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/9/2016).

Sebagaimana diketahui, perusahaan bersandi saham OMRE itu telah menyuntik modal sebanyak Rp1,62 triliun ke Aurora Development. OMRE berbagi saham sama rata dengan Reco Olive di Aurora Development. Sebelumnya, OMRE telah menjual saham PLB ke Aurora senilai Rp3,2 triliun. 

PLB saat ini memiliki lahan seluas 1,63 hektare di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. PLB telah mengumumkan pengosongan kepada penyewa di Wisma Sudirman dan tengah bernegosiasi kontrak dengan satu perusahaan arsitek untuk merancang pembangunan kembali Wisma Sudirman.

Setelah Wisma Sudirman dirobohkan, di bekas lahan akan dibangun satu menara perkantoran setinggi 35 lantai dengan luas masing-masing lantai berkisar 1.700 m2 - 2.500 m2.

OMRE juga akan membangun satu menara apartemen setinggi 67 lantai berkapasitas 600 unit dengan luas berkisar 90 m2-120 m2 per unit. Selain itu, OMRE juga akan membangun pertokoan seluas 60.000 m2 yang letaknya berada di bawah gedung perkantoran dan apartemen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indonesia Prima Property
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top