Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ramayana Konversi Sebagian Gerai ke SPAR

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) siap melakukan mengkonversikan sebagian supermarket menjadi SPAR Supermarket sampai akhir tahun ini.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 Juli 2016  |  18:45 WIB
Ramayana Konversi Sebagian Gerai ke SPAR
Swalayan Ramayana - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) siap mengkonversikan sebagian gerai supermarket menjadi SPAR Supermarket sampai akhir tahun ini.

Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa Setyadi Surya mengatakan pihaknya belum berencana melakukan ekspansi pada tahun ini, akan tetapi lebih pada perubahan nama supermarket. Dia menilai perubahan tersebut lebih menambah keuntungan dari sisi bisnis.

"Kami akan update supermarket, bisa sampai 10 supermarket menjadi SPAR sampai akhir tahun ini," ungkapnya pada Bisnis, Rabu (13/7).

Setyadi menilai strategi tersebut merupakan cara yang ditempuh untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Berdasarkan riset PT Daewo Securities Indonesia, sejak RALS menjalin kerja sama dengan SPAR, margin yang diperoleh tercatat lebih tinggi.

Analis PT Daewo Securities Indonesia Andy Wibowo Gunawan menuturkan bila dilihat secara keseluruhan, margin RALS kian meningkat dari posisi 21,8% pada Q1/2015 menjadi 23,8% Q1/2016. Andy menilai margin yang tinggi tersebut ada sejak RALS menjalin kerja sama dengan SPAR.

SPAR adalah merupakan franchise multinasional ritel dengan jumlah kira-kira 12.500 toko yang tersebar di 35  negara di dunia. SPAR kebanyakan beroperasi di negara-negara Eropa, Afrika, asia dan Oceania. Andy menyampaikan RALS akan menggabungkan hingga 20 outlet supermarket termasuk Robinson dengan SPAR sepanjang tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan RALS pada kuartal I/2016, total laba tahun berjalan mencapai Rp8,4 miliar, naik 43% dari posisi Rp5,85 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ramayana
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top