Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA 22 APRIL: Sektor Otomotif dan Tambang Seret Bursa Eropa ke Zona Merah

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,4 persen pada pukul 08.14 waktu London (14.14 WIB). Sebelumnya, indeks melemah 0,3% kemarin karena investor masih tidak yakin terhadap program stimulus gubernur Bank Sentral Eropa.
Ilustrasi/Reuters
Ilustrasi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa melemah pada perdagangan hari ini, didorong oleh penurunan sektor otomotif dan tambang.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,4% pada pukul 08.14 waktu London (14.14 WIB). Sebelumnya, indeks melemah 0,3% kemarin karena investor masih tidak yakin terhadap program stimulus gubernur Bank Sentral Eropa.

Meskipun demikian, kinerja positif sektor komoditas dan energi memimpin reli di bursa Eropa dalam dua bulan terakhir. Stoxx 600 naik 15% dari posisi terendah lalu Februari dan berada pada level tertinggi sejak 6 Januari pada hari Rabu.

Namun, penguatan bursa diimbangi sentimen negatif karena analis memangkas perkiraan laba perusahaan di Eropa. Saat ini, analis memprediksi penurunan laba emiten di Stoxx 600 di tahun 2016.

Saham Daimler AG merosot 5,2 persen setelah laba operasional kuartal I menurun. PSA Peugeot Citroen turun 3,8% setelah basis perusahaan di Perancis digeledah oleh penyidik pemerintah atas dugaan penipuan emisi kendaraan. Sektor komoditas melemah dengan ArcelorMittal dan Rio Tinto Group yang turun lebih dari 2,8%.

Selain itu, saham Kering SA merosot 4% setelah perusahaan pemegang merk Gucci ini membukukan pendapatan kuartal I di bawah estimasi analis. Saham Volvo AB menguat 4,3% menyusul laba yang lebih tinggi dari perkiraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper