Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp216 Miliar

PT Pakuwon Jati Tbk. membagikan dividen tunai sejumlah total Rp216 miliar, atau 15,5% dari total laba bersih perseroan pada 2014 yang besarnya Rp1,39 triliun.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 25 Juni 2015  |  20:20 WIB
Pakuwon Jati Tebar Dividen Rp216 Miliar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pakuwon Jati Tbk. membagikan dividen tunai sejumlah total Rp216 miliar, atau 15,5% dari total laba bersih perseroan pada 2014 yang besarnya Rp1,39 triliun.

Pembagian dividen tersebut telah disetujui para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Pakuwon Jati (PWON), yang digelar Kamis (25/6/2015). Jumlah tersebut setara dengan Rp4,5 per lembar saham.

Direktur Keuangan dan Corporate Secretary PWON Minarto Basuki mengatakan jumlah ini sama dengan yang dibayarkan perseroan atas kinerja 2013.

“Selain untuk pembayaran dividen, sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk dana cadangan dan sisanya diinvestasikan kembali dalam perseroan untuk memperkuat basis pertumbuhan recurring income maupun development income,” terangnya.

Pada 2014, porsi pendapatan berulang perseroan mencapai 46% dan terbilang tinggi dibandingkan emiten properti lainnya. 

Sementara, 54% lainnya berasal dari development income. PWON menyatakan berupaya menyeimbangkan kedua basis pendapatan tersebut di level masing-masing 50%.

Adapun revenue perseroan tahun lalu tercatat sekitar Rp3,87 triliun, meningkat 27,8% dari perolehan 2013 yang sebesar Rp3,03 triliun.

Tahun ini, perseroan mengincar marketing sales sebesar Rp3,48 triliun. Hingga Mei, nilainya sudah menyentuh Rp1,82 triliun atau 52% dari target.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembagian dividen pakuwon jati
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top