Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandatori Pemakaian BBN 15% Bisa Pulihkan Harga CPO Indonesia

Mandatori penggunaan bahan bakar nabati 15% berbasis CPO (B15) diharapkan mampu kembali mengerek harga minyak kelapa sawit mentah Indonesia di pasar global.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 17 April 2015  |  17:55 WIB
Tandan buah segar kelapa sawit - Ilustrasi/Bisnis
Tandan buah segar kelapa sawit - Ilustrasi/Bisnis

Bisnis.com, SURABAYA – Mandatori penggunaan bahan bakar nabati 15% berbasis CPO (B15) diharapkan mampu kembali mengerek harga minyak kelapa sawit mentah Indonesia di pasar global.

Pasalnya, mandatori yang resmi diberlakukan per 1 April 2015 tersebut diprediksi bakal menaikkan jumlah penyerapan crude palm oil (CPO)di dalam negeri, sehingga pasokan ke pasar inetrnasional akan berkurang.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fadhil Hasan mengatakan para trader CPO saat ini melakukan aksi beli sebelum harga naik. “Hal ini tentu saja mendongkrak volume ekspor CPO Indonesia pada Maret,” katanya, Jumat (17/4/2015).

Berdasarkan catatan GAPKI, ekspor CPO Indonesia pada bulan ketiga 2015 mencapai 2,03 juta ton, naik 13,6% dibandingkan bulan sebelumnya pada level 1,79 juta ton. Secara kumulatif, volume ekspor CPO pada Januari-Maret 2015 mencapai 5,6 juta ton, naik 13,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Menurut Fadhil, kinerja ekspor CPO yang mulai bergairah tersebut dipicu oleh kenaikan permintaan yang cukup drastic dari China, Timur Tengah, Afrika, dan Uni Eropa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga cpo mandatori bbn
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top