RUPIAH/US$ 1 APRIL: Sentimen Ini Pengaruhi Gerak Kurs

Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi nilai tukar rupiah atas dolar Amerika serikat pada perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2015) berpotensi melanjutkan penguatannya.
Linda Teti Silitonga | 02 April 2015 08:00 WIB
Rupiah - JIBI/Rahmatullah

Bisnis.com. JAKARTA— Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi nilai tukar rupiah atas dolar Amerika serikat pada perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2015) berpotensi melanjutkan penguatannya.

“Di hari terakhir perdagangan minggu ini penguatan rupiah berpeluang bertahan.,” kata  Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Kamis (2/4/2015).

Rupiah kembali menguat kemarin, uajrnya,  bersamaan dengan penguatan mata uang lain di Asia. Walaupun inflasi tahunan tercatat naik tipis.

Dikemukakan indeks dolar turun hingga dini hari tadi, setelah mayoritas data AS yang diumumkan lebih buruk dari periode sebelumnya.

ISM manufacturing PMI AS turun ke level terendah dalam 14 bulan terakhir. Data AS yang memburuk seakan memberikan konfirmasi pernyataan Gubernur Federal Reserve Yellen di akhir pekan minggu lalu, bahwa kenaikan suku bunga tidak akan agresif tahun ini. Khususnya jika data ekonomi AS tidak sesuai harapan.

“Malam ini ditunggu data initial jobless claims AS yang diperkirakan turun. Dolar berpeluang melanjutkan pelemahannya di Asia hari ini,” kata Rangga.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top