Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASTRA AGRO LESTARI (AALI) Produksi CPO Naik 13%, Kalimantan Jadi Kontributor Terbesar

PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) mengumumkan produksi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sepanjang periode 2014 mencapai 1,74 juta ton, meningkat 13,3% dari tahun sebelumnya 1,53 juta ton.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  10:54 WIB
Area Kalimantan jadi kontributor utama produksi CPO AALI - ilustrasi
Area Kalimantan jadi kontributor utama produksi CPO AALI - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) mengumumkan produksi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sepanjang periode 2014 mencapai 1,74 juta ton, meningkat 13,3% dari tahun sebelumnya 1,53 juta ton.

Tofan Mahdi, Humas AALI, mengatakan pencapaian produksi Januari-Desember 2014 tersebut berasal dari produksi tandan buah segar (TBS) AALI yang meningkat 8,6% menjadi 5,56 juta ton dari sebelumnya 5,12 juta ton.

Peningkatan produksi AALI masih terjadi terutama di area Kalimantan yang meningkat tertinggi 16,8% menjadi 2,35 juta ton dari sebelumnya 2,01 juta ton. Disusul kemudian oleh wilayah Sulawesi yang tumbuh 4,2% menjadi 956.480 ton dan Sumatra tumbuh 2,9% menjadi 2,25 juta ton.

"Di sisi lain, produksi kernel AALI mencapai 373.265 ton atau naik 13,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 328.141 ton," ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/1/2015).

Sementara itu, volume penjualan CPO AALI sepanjang tahun lalu mencapai 1,37 juta ton. Volume penjualan tersebut merosot 12,9% dari periode setahun sebelumnya yang mencapai 1,57 juta ton.

Adapun, rerata harga jual CPO AALI meningkat 13,8% menjadi Rp8.282 per kilogram dari sebelumnya Rp7.277 per kilogram. Sedangkan rata-rata harga jual kernel melonjak 47,6% menjadi Rp5.095 per kg dari sebelumnya Rp3.452 per kg.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

astra agro lestari
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top