Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Intel Corp Rugi Sepanjang Tahun 2014

Divisi mobile Intel Corp melaporkan kerugian operasi senilai US$4,21 miliar selama 2014, jumlah ini menghapuskan seluruh keuntungannya di 28 perusahaan dari 30 perusahaannya yang terdaftar di Bursa Efek Philadelphia.
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 17 Januari 2015  |  09:25 WIB
Logo Intel Corp - valuewalk.com
Logo Intel Corp - valuewalk.com

Bisnis.com, SAN FRANCISCO— Divisi mobile Intel Corp melaporkan kerugian operasi senilai US$4,21 miliar selama 2014,. Jumlah ini menghapuskan seluruh keuntungannya pada 28 perusahaan dari 30 perusahaannya yang terdaftar di Bursa Efek Philadelphia.

Pembuat chip terbesar di dunia menderita kerugian, dengan penjualan negatif pada kuartal keempat 2014. Daripada menghasilkan pendapatan, Intel malah membayar pelanggan untuk menggunakan chip dalam tablet,  dan berusahamembangun kehadiran pasar ketika membawa keluaran terbaru model yang ingin dibelinya. Pada tahun 2014 Intel mendapat prosesor menjadi 46 juta pengguna.

Dari keseluruhan Intel Corp, hanya Qualcomm Inc dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co yang memiliki pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir yang lebih besar dari kerugian Intel mobile, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Tingkat kerugian yang tidak menurunkan tingkat investor untuk menanamkan saham di perusahaan tersebut.

"Kebanyakan investor menempel dengan Intel karena mereka melihat potensi pertumbuhan kelompok data center," kata Mark D'Cruz, seorang analis di Key Private Bank, yang memiliki saham Intel.

Bisnis server telah menempatkan Intel dalam tempat menguntungkan antara perusahaan penyedia peralatan yang mendukung data dan layanan mobile. (Bisnis.com)

BACA JUGA:

3 Cara Atasi Kulit Kaki Kering & Pecah

EVAKUASI AIRASIA QZ8501: Inilah Kronologi Penemuan Kotak Hitam

BPS: Inflasi Diperkirakan Turun Bulan Ini

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perusahaan kerugian

Sumber : Bloomberg

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top