Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH: Volume Transaksi 22 September Anjlok 37,71%

Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat turun 37,71% pada perdagangan Senin (22/9/2014).
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 23 September 2014  |  10:08 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Volume Transaksi 22 September Anjlok 37,71%
Bagikan

 Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah tercatat turun 37,71% pada perdagangan Senin (22/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Selasa (23/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah pada hari Selasa kemarin tercatat Rp5,07triliun, lebih rendah dari transaksi sebelumnya Rp8,14 triliun.

Jumlah tersebut  juga di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini yang sebesar Rp10,23 triliun. Obligasi dengan tenor pendek berjangka kurang dari 5 tahun menjadi yang paling banyak diburu.

Obligasi seri FR0068 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp929,54 miliar.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri SR006 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp774,43 miliar.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0070 dengan volume transaksi Rp696,4 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Senin (22/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,805

929,54

15 Mei 2034

SR006

7,932

774,43

5 Maret 2017

FR0070

8,122

696,4

15 Maret 2024

FR0069

8,072

474,62

15 April 2019

FR0044

8,256

450

15 September 2024

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Obligasi Pemerintah
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top