Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontribusi Investor Lokal Individual di Pasar Saham Menurun

Kontribusi investor dalam negeri tipe individual terhadap total nilai transaksi jual-beli saham investor lokal mengalami penurunan dari 18,12% pada akhir 2013 menjadi 16,96% pada semester I/2014.
Abdalah Gifar
Abdalah Gifar - Bisnis.com 18 Agustus 2014  |  13:21 WIB
Kontribusi Investor Lokal Individual di Pasar Saham Menurun
Susana di ruang Bursa Efek Indonesia - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Kontribusi investor dalam negeri tipe individual terhadap total nilai transaksi jual-beli saham investor lokal mengalami penurunan dari 18,12% pada akhir 2013 menjadi 16,96% pada semester I/2014.

Walaupun nilai transaksi saham investor lokal individual meningkat dari Rp157,41 triliun pada akhir 2013 menjadi Rp163,55 triliun per Juni 2014, kontribusinya masih kalah oleh investor lokal bentuk institusi.

Porsi investor institusi lokal mencapai 81,71% dengan nilai transaksi sebesar Rp709,83 triliun akhir 2013 dan porsinya menyentuh 82,83% dengan nilai transaksi Rp799,03 triliun pada akhir Juni 2014.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dimiliki Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menghimpun data tersebut, total nilai transaksi saham investor lokal mencapai Rp868,71 triliun pada akhir 2013 dan sebesar Rp964,62 triliun pada akhir semester I/2014.

Sementara itu dari sisi jumlah single investor identification, SID pada pada akhir Juli 2014 mengalami peningkatan sebesar 13,13% atau menjadi 340.554 dibandingkan dengan akhir Juli 2013 yang mencapai 301.021.

Dalam data KSEI yang mencakup investor tipe individual dan institusi, tercatat SID investor lokal per 25 Juli 2014 berjumlah 330.722 yang terdiri dari 4.444 tipe institusi dan 326.278 tipe individual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top