Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

HARGA EMAS COMEX (20/5/2014): Naik 0,03% Didorong Pelemahan US$

Harga Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Senin (Selasa pagi WIB), karena dolar AS menunjukkan pelemahan.
Emas batangan/Bisnis.com
Emas batangan/Bisnis.com

Bisnis.com, CHICAGO - Harga Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Senin (Selasa pagi WIB), karena dolar AS menunjukkan pelemahan.

Kontrak emas yang paling aktif untuk penyerahan Juni naik US$0,4 atau 0,03% menjadi menetap di US$1.293,8 per ounce.

Komentar dari para pejabat senior The Fed telah menjadi penggerak pasar primer. Presiden The Fed Dallas Richard Fisher dan Presiden The Fed San Francisco John Williams mengatakan dalam diskusi pada Senin bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunganya pada tahun depan, menyeret dolar turun.

Berita lainnya diharapkan keluar pada Rabu (21/5) ketika Ketua The Fed Janet Yellen akan memberikan pidato pada acara wisuda di New York University, dan risalah pertemuan terakhir dewan Fed akan dirilis.

Selain itu, Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan akan merilis laporan klaim pengangguran baru dan The Fed Chicago akan mengeluarkan indeks aktivitas nasionalnya pada Kamis (22/5).

Bank Sentral Eropa (ECB) dan bank-bank sentral lainnya pada Senin mengumumkan perbaruan perjanjian emas bank sentral saat ini mulai September tahun ini, yang bertujuan untuk mempertahankan kejelasan dan transparansi bagi peserta pasar emas.

Dewan Emas Dunia (WGC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa selama lima tahun terakhir, pemegang emas utama dari bank-bank sentral Eropa telah "hampir menghentikan semua penjualan emas," hanya menjual kurang dari 25 ton emas terhadap batas yang disepakati 2.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor
Editor : Sepudin Zuhri
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper