Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

AAA SECURITIES: Indeks Berisiko. Kenaikan IHSG Berpotensi Digunakan Untuk SoS

AAA Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (20/5/2014) berada di level support 4.975, 4.917, dan resisten 5.100
Bursa Efek Indonesia/Bisnis.com
Bursa Efek Indonesia/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA— AAA Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (20/5/2014) berada di level support 4.975, 4.917, dan resisten 5.100.

Equity Technical Analyst AAA Securities Wijen Pontus mengatakan fokus investor akan beralih pada perkembangan koalisi Gerindra.

“Banyak kejutan yang telah terjadi sejak kemarin, setelah Golkar tiba-tiba memutuskan untuk berkoalisi dengan Gerindra,” kata Wijen dalam risetnya yang diterima hari ini, Selasa (20/5/2014).

Wijen mengemukakan resisten kuat IHSG  ada di 5.050—5.100, dan support di 4.975. Melihat adanya divergence antara IHSG dengan Elliott Wave Oscillator, kami perkirakan indeks harus rehat dulu dan terkoreksi setidaknya ke bawah 4.850—4.900.

Dia mengatakan posisi IHSG yang saat ini berada di wave [v], menyebabkan indeks cukup berisiko.

“Sehingga setiap kenaikan IHSG dapat digunakan untuk SoS, dan mengurangi posisi setidaknya 20%-30% lagi dari posisi sekarang,” kata Wijen.

AAA Securities mengemukakan ada 4 saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yaitu:

Accumulate buy

GJTL saat ini terkonfirmasi berada di akhir wave [c] dari wave 2 dengan indikator MFI yang terus menunjukkan divergence. MFI menunjukkan pula adanya akumulasi, yang menyebabkan selling pressure terus berkurang. Melihat hal ini, kami rekomendasikan untuk accumulate buy dengan range buy area cukup lebar. Jika wave 2 GJTL selesai, GJTL akan naik agresif setidaknya ke level 2.050 kembali

Buy area ideal: 1.680—1.740

Stop loss level: Di bawah 1.650

Target profit: 2.000—2.050 (midterm 3-5 minggu)

Buy on weakness

TAXI kemarin menguat dengan volume besar, melihat hali ini, kami perkirakan TAXI akan kembali naik, untuk menyelesaikan target wave c di 1.430—1.450. Manfaatkan kesempatan ini untuk BoW, mengingat kemarin terjadi pembelian cukup agresif oleh asing

Buy area ideal: 1.310—1.330

Stop loss level: Di bawah 1.275

Target profit: 1.430—1.450

SoS

BBRI kemarin membentuk doji, dan tertahan di resisten fibonacci 76,4% di area 11.000. Kami melihat BBRI sangat rawan profit taking, rekomendasi kami saat ini adalah SoS, lakukan penjualan jika memiliki BBRI dan jangan beli BBRI terlebih dahulu. Kami melihat BBRI saat ini berada di akhir wave C naik, yang artinya, jika skenario kami benar, untuk midterm, BBRI akan turun ke level 9.000-an kembali, jika level konfirmasi 10.000 tertembus

Range sell ideal: 10.950—11.000

Target turun terdekat: 10.000

SoS

SMGR kemarin turun agresif dengan volume besar, dan membentuk pola bearish engulfing, ini menunjukkan bahwa wave [iv] dari wave [c] tampaknya sudah selesai. Pola ending diagonal wave [1] [2] [3] [4] [5] kami perkirakan akan membentuk wave [c] secara keseluruhan, ini berarti, seharusnya wave [v] yang akan terjadi nanti akan membentuk 3 gerakan besar. SoS SMGR mengingat target turun ideal SMGR masih di bawah 14.000

Range sell ideal: 15.300—15.500

Target turun terdekat: Di bawah 14.000

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper