Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Karet di Palembang Turun ke Rp21.000/Kg

Harga bahan olah karet kadar kering kualitas 90% di Sumatera Selatan, Minggu (16/2/2014) tercatat Rp20.188 per kilogram atau turun dibanding kondisi dua hari sebelumnya Rp21.046 per kg.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Februari 2014  |  09:45 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG - Harga bahan olah karet kadar kering kualitas 90% di Sumatera Selatan, Minggu (16/2/2014) tercatat Rp20.188 per kilogram atau turun dibanding kondisi dua hari sebelumnya Rp21.046 per kg.

Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel Awie Aman mengatakan turunnya harga bahan olah karet (bokar) kualitas 90% itu antara lain penyesuaian perkembangan pasaran di luar negeri.

Memang diakuinya, harga karet sejak dua pekan terakhir ini belum stabil, selalu terjadi perubahan disesuaikan dengan perkembangan pasaran di luar negeri.

Namun demikian, kata dia, harga bokar kualitas 90% di Sumsel dalam dua pekan terakhir ini masih kisaran antara Rp20.000-Rp22.000 per kg.

Menurut dia, sebagian besar hasil karet Sumsel diekspor ke sejumlah negara konsumen, sehingga penetapan harga di Sumsel menyesuaikan.

Dijelaskannya, di Sumsel terdapat belasan unit perusahaan pengolahan karet anggota Gapkindo yang hampir seluruhnya melakukan kegiatan ekspor.

Menurut Awie, dari belasan industri pengolahan bokar itu sebagian besar berada di wilayah Kota Palembang, khususnya di kawasan bantaran Sungai Musi.

Sementara itu, bokar yang diekspor tersebut adalah yang didatangkan para pedagang pengumpul dari sejumlah daerah sentra produksi di Sumsel, seperti Kabupaten Muaraenim, Lahat, Ogan Komering Ulu, OKU Timur, Ogan Komering Ilir, Banyuasin dan Kabupaten Musibanyuasin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga karet

Sumber : Newswire

Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top