Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dahlan Iskan: PLN Batam IPO Kuartal I/2014

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan PT PLN Batam, anak usaha PT PLN (Persero), akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada kuartal I/2014
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA-- Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan PT PLN Batam, anak usaha PT PLN (Persero),  akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada kuartal I/2014.

"Kita berharap IPO PLN Batam bisa dilaksanakan pada tahun depan (2014). Kuartal I 2014 IPO mudah-mudahan sudah bisa terlaksana,"  ujarnya usai menyaksikan penandatangan Perjanjian Peningkatan Jual Beli Saham PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia, di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Senin (23/12/2013).

Menurut Dahlan, manajemen PLN Batam sudah lama mempersiapkan IPO, akan terkendala akibat penurunan kinerja keuangan pada beberapa waktu lalu. "Belakangan kinerja keuangan kembali membaik, sehingga diharapkan dapat melanjutkan rencana IPO."

Awalnya, anak perusahaan PLN Persero itu akan "melantai" di bursa pada 2012, lalu mundur menjadi semester II 2013, dan akhirnya tertunda lagi hingga kuartal I 2014.

Menurut Dahlan, IPO bisa menjadi pola yang utama dalam memajukan PLN Batam, ketimbang melepas kepemilikan saham kepada perusahaan lain.

"IPO bisa lebih menguntungkan, agar tata kelola perusahaan (GCG) bisa lebih terjamin," ujar Dahlan.

Meski demikian, mantan Dirut PT PLN ini tidak menyebutkan seberapa besar saham PLN Batam akan dilepas kepada publik.

Sebelumnya, Dirut PLN Batam Dadan Kurniadipura mengatakan arus keuangan yang baik diyakini akan mendukung nilai saham PLN Batam jika sudah masuk lantai bursa.

Bukti keseriusan PLN Batam menjadi perusahaan terbuka adalah dengan penunjukan penjamin emisi, penunjang financial auditor, financial adviso, legal advisor dan berbagai kebutuhan lain dalam menghadapi IPO.

Untuk melaksanakan IPO tersebut, PLN Batam sudah menujuk Bahana Sekuritas menjadi penjamin emisi. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor
Editor : Ismail Fahmi

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper