Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HSBC Siap Lepas 10% Saham Bank Ekonomi

Bisnis.com, JAKARTA—Hong Kong Shanghai Banking Corporation (HSBC) Grup akan melepas 10% saham dari 98,96% saham yang dimiliki dari PT Bank Ekonomi Raharja Tbk.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 25 Agustus 2013  |  21:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Hong Kong Shanghai Banking Corporation (HSBC) Grup akan melepas 10% saham dari 98,96% saham yang dimiliki dari PT Bank Ekonomi Raharja Tbk.

Head of Corporate Communications Bank Ekonomi Wahyu Adiguna menjelaskan pelepasan saham akan dilakukan pada Oktober 2013. Namun hingga kini bentuk pelepasan saham belum ditentukan.

"Kami belum menentukan bentuknya. Dan untuk nominal dalam rupiah jga belum bisa diberitahu saat ini. Yang pasti saham 10% akan dilepas ke publik,” jelas Wahyu, akhir pekan ini.

Dia menjelaskan pelepasan saham Bank Ekonomi dilakukan bukan karena bisnis perseroan yang kurang menguntungkan, tapi untuk memenuhi peraturan dari Bursa Efek Indonesia

Saat ini, porsi kepemilikan saham Bank Ekonomi terdiri dari 98,96% milik HSBC Group, 1% milik PT Bank Centra Asia Tbk (BBCA), dan sisanya 0,04% dimiliki oleh publik.

HSBC membeli sekitar 88,9% saham Bank Ekonomi senilai US$ 607,5 juta pada Oktober 2008. Bank yang berbasis di London itu kemudian membeli lagi 10% saham senilai US$ 71,6 juta pada Agustus 2009.

“HSBC tetap menjadi pemilik dominan Bank Ekonomi meskipun sudah melepas 10% saham ke publik,” jelasnya.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2013, laba bersih Bank Ekonomi tercatat Rp105,33 miliar, turun dari Rp137,4 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Dengan penyaluran kredit Rp18,93 triliun, meningkat 10,38% dari posisi Rp17,15%.

Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tercatat stagnan sebesar Rp20,95 triliun.

Selain itu, total aset perseroan tercatat Rp26,59 triliun dengan posisi kas dan setara kas Rp447,17 miliar. Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) tercatat 90,39% dan rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) 90,38%.  (ra)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hsbc bank ekonomi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top