Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

INDEKS EROPA: Saham Menguat, Investor Tunggu Sinyal The Fed

BISNIS.COM, JAKARTA—Harga saham Eropa menguat setelah Indeks Stoxx Europe 600 mencatat penurunan per minggu terlama dalam 14 bulan. Sementara para investor masih menunggu sinyal dari bank sentral AS terkait kebijakan stimulus.

BISNIS.COM, JAKARTA—Harga saham Eropa menguat setelah Indeks Stoxx Europe 600 mencatat penurunan per minggu terlama dalam 14 bulan. Sementara para investor masih menunggu sinyal dari bank sentral AS terkait kebijakan stimulus.

Indeks perdagangan berjangka AS dan bursa saham Asia juga dilaporkan menguat.

Saham Telefonica SA, perushaan telepon paling merugi di Eropa, naik 2,9% setelah muncul laporan bahwa Spanyol menolak tawaran  AT&T Inc. Saham ABB Ltd. naik 1,4% setelah pemasok listrik terbesar dunia itu mengangkat sejumlah pejabat baru di perushaan tersebut. Saipem SpA diduga melemah setelah perushaan minyak terbesar di Eropa itu memangkas target pertumbuhan untuk 2013.

The Stoxx 600 naik 0,6% menjadi 292,84 pada pukul 8:09 pagi waktu setempat atau pukul 02:09 WIB. Saham utama anjlok 1,5% minggu lalu dan melemah 5,7% sejak 22 Mei. Sementara Gubernur Bank Sentral AS, Ben S. Bernanke mengatakan bank sentral tersebut diduga akan mengurangi pelonggaran kuantitatif jika perbaikan ekonomi berlanjut.

Indeks Standard & Poor’s 500 untuk kontrak yang berakhir September naik 0,7% hari ini. Sedangkan Indeks MSCI Asia Pacific menguat 1,2%.

“Pasar tengah mencari aman dan stabilitas setelah terjadi guncangan hebat,” ujar John Plassard, yang mengelola dana US$28 miliar sebagai vice president Mirabaud Securities LLP di Jenewa sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (17/6/2013).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Ismail Fahmi
Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper