Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OBLIGASI: Tower Bersama Tetapkan Bunga Obligasi 4,625%

BISNIS.COM, JAKARTA -- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menetapkan kupon penawaran surat utang (obligasi) sebesar US$300 juta sebesar 4,625% dengan jangka waktu waktu 5 tahun.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 29 Maret 2013  |  12:48 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA -- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menetapkan kupon penawaran surat utang (obligasi) sebesar US$300 juta sebesar 4,625% dengan jangka waktu waktu 5 tahun.

Sekretaris Perseroan TBIG, Helmy Yusman Santoso dalam laporan tertulis menyampaikan bahwa obligasi tersebut merupakan obligasi senior tanpa jaminan bagi penerbit.

“Akan dijamin oleh TBIG dengan basis utang senior tanpa pinjaman. Surat utang jatuh tempo pada tanggal 3 April 2018 dan dapat ditarik dengan opsi dari penerbit pada atau setelah tanggal 3 April 2016 dengan harga tertentu,” kata Helmy, Kamis (28/3/2013).

Surat utang mencantumkan standar ketentuan high-yield termasuk didalamnya uji leverage berdasarkan rasio pinjaman terhadap arus kas sebesar 6,25x. Setiap tahun akan turun menjadi 5,75x setelah 30 Juni 2016.

Lebih lanjut Helmy menjelaskan, dana dari penerbitan surat utang itu akan dipakai ntuk pembayaran sebagian pinjaman senior. “Pembayaran atas pinjaman induk perusahaan yang ada dan untuk keperluan umum perseroan," paparnya.

Selanjutnya, surat utang akan terdaftar di Bursa Efek Singapore (SGX) dan persetujuan listing maupun quotation surat utang dari Official List SGX telah diperoleh. Penerimaan pendaftaran surat utang itu tidak untuk dijadikan indikasi bahwa SGX telah mengevaluasi surat utang ini ataupun TBIG.

Surat utang ditawarkan ke Amerika Serikat (AS) untuk pembeli institusi yang memenuhi syarat sesuai Rule 144A di bawah pengawasan Undang-Undang Sekuritas AS 1993, ang telah diubah (Undang-Undang Sekuritas).

Kemudian, untuk pembeli perseorangan yang bukan warga AS namun berada di luar AS maka aturannya sesuai ‘Regulation S’ di bawah pengawasan Undang-Undang Sekuritas.

Sementara di Singapura, surat utang ditawarkan kepada investor institusi dan lainnya sesuai dengan pengecualian yang tertulis dalam Undang-Undang Sekuritas dan Futures Singapore, Bab 289, Bagian 274 dan 275.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi tower bersama tbig bunga obligasi helmy yusman
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top