Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONTRAK BERJANGKA: Pembicaraan anggaran AS kian tidak jelas, nyali spekulan turun

News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  07:55 WIB
CHICAGO: Investor memangkas posisi bullish terhadap taruhan komoditas untuk pertama kalinya dalam tiga pekan menyusul anggota parlemen AS tampaknya tidak akan mencapai resolusi dalam masalah jurang fiskal dan Eropa mengurangi prospek pertumbuhan ekonominya.
 
Spekulan dan pengelola dana lainnya menurunkan posisi beli bersih dari 18 kontrak berjangka dan opsi AS sebesar 3,4% menjadi 898.380 kontrak pada pekan yang berakhir 4 Desember, menurut data Commodity Futures Trading Commission AS.
 
Kepemilikan emas jatuh 25%, penurunan terbesar sejak Maret. Sebelumnya Goldman Sachs Group Inc mengatakan harga emas mengalami kenaikan beruntun dalam 9 dekade dan akan mencapai puncaknya tahun depan. Begitu juga dengan taruhan Gandum yang jatuh untuk kedua kalinya dalam tiga minggu.
 
Indeks Standard & Poor GSCI Spot dari 24 bahan baku merosot 2,6% pekan lalu, terbesar sejak September. Juru bicara parlemen AS John Boehner mengatakan, 7 Desember merupakan pekan yang sia-sia dalam upaya menghindari jurang fiskal melalui pembicaraan dengan Presiden Barack Obama. 
 
Selain itu, Bank Sentral Eropa memprediksikan ekonominya tahun depan akan berkontraksi bukan mengalami pertumbuhan. Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan Eropa tidak akan bangkit dari krisis hingga paruh kedua 2013.
  
"Ada ketakutan yang mendalam dari jurang fiskal," kata Jeffrey Sica, Kepala investasi Wealth Management LLC Sica di Morristown, New Jersey. 
 
Menurutnya, salah satu penyebab utama aksi jual adalah adanya perbedaan yang luar biasa mengenai pertumbuhan secara umum. Tidak hanya pertumbuhan di AS, tetapi juga pertumbuhan di Eropa dan Asia.(Bloomberg/15/faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top