Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA GANDUM: Hujan di Rusia & Ukraina Kirim Sinyal Positif

CHICAGO: Harga kontrak gandum turun selama 2 hari berturut-turut di Chicago setelah pekan lalu mengalami lonjakan 16% yang mendorong penjualan, sementara hujan di Rusia dan Ukraina diperkirakan memperbaiki hasil panen.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Mei 2012  |  18:57 WIB

CHICAGO: Harga kontrak gandum turun selama 2 hari berturut-turut di Chicago setelah pekan lalu mengalami lonjakan 16% yang mendorong penjualan, sementara hujan di Rusia dan Ukraina diperkirakan memperbaiki hasil panen.

 

Lembaga peramal cuaca untuk pertanian Martell Crop Projections memperkirakan Rusia Selatan dan Ukraina akan mengalami hujan deras pada beberapa hari ke depan karena udara bertekanan tinggi bergerak ke arah timur melalui Siberia dan Ural. Menurut lembaga ini, hujan dapat menghentikan potensi gagal panen.

 

Harga kontrak gandum untuk pengiriman Juli naik 18% selama enam sesi sebelum hari Selasa karena kondisi kering di wilayah bekas Uni Soviet itu menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya kondisi pada 2010 ketika kekeringan menyebabkan gagal panen di Rusia dan Ukraina. 

 

“Kita melihat kondisi pada 2010, dan reli terjadi sangat cepat karena [kekeringan] itu. Namun, kondisi sekarang tidak seperti itu karena ada sedikit hujan yang meredakan kekhawatiran. Para petani mulai menjual, dan itu membuat sedikit tekanan di pasar,” ujar Pierre du Peyroux, seorang analis dari konsultan pertanian Horizon Soft Commodities yang berbasis di Noisy le Grand, Prancis.

 

Harga kontrak gandum untuk pengiriman Juli turun 2,6% menjadi US$6,675 per bushel di Chicago Board of Trade dan sempat mencapai US$6,705 per bushel pada 12:27 waktu Paris. Harga kontrak itu turun 2,6% kemarin. (hanum kusuma dewi/07/yus)

 

SITE MAP:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top