Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

VALUTA ASING: Euro versus dolar, kian tertekan

SINGAPORE: Euro masih terus melemah terhadap dolar AS di tengah spekulasi laporan yang menunjukkan kepercayaan konsumen di kawasan 17 negara tersebut turun ke level terendah 4 bulan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Mei 2012  |  08:35 WIB

SINGAPORE: Euro masih terus melemah terhadap dolar AS di tengah spekulasi laporan yang menunjukkan kepercayaan konsumen di kawasan 17 negara tersebut turun ke level terendah 4 bulan.

Mata uang bersama itu melemah terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama karena kekhawatiran semakin memburuknya krisis Eropa.

"Kondisi yang tidak stabil di Yunani telah menular ke Spanyol dan itu nyata. Itu akan membebani euro,” kata Kurt Magnus, direktur eksekutif penjualan mata uang  di Nomura Holdings Inc Sydney.Mata uang Eropa tersebut jatuh 0,1% menjadi US$1,2770 pada pukul  8.43 di Tokyo setelah turun 1,1% pekan lalu.

Menurut data Bloomberg, euro telah jatuh 0,5% tahun ini sedangkan

dolar telah naik 1,2% dan yen telah melemah 2%.Pejabat Bank of Japan mulai besok akan berkumpul untuk melakukan pertemuan selama 2 hari .  Lembaga keuangan tersebut setuju untuk menjual obligasi sebesar ¥480,5 miliar (US$ 6,1 miliar). Angka itu lebih kecil dari yang direncanakan bank yang mencapai ¥600 miliar. (Bloomberg/sde/arh)

 

 

BERITA MARKET PILIHAN REDAKSI:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top