Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham baru ENERGI MEGA PERSADA 15% lebih mahal?

JAKARTA: PT Energi Mega Persada Tbk, emiten migas Grup Bakrie, berniat menerbitkan 4,05 miliar unit saham baru melalui skema tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) senilai Rp754,86 miliar di harga Rp186.Dalam keterbukaan informasi emiten
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 16 Mei 2012  |  13:46 WIB

JAKARTA: PT Energi Mega Persada Tbk, emiten migas Grup Bakrie, berniat menerbitkan 4,05 miliar unit saham baru melalui skema tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) senilai Rp754,86 miliar di harga Rp186.Dalam keterbukaan informasi emiten berkode saham ENRG itu kepada Bursa Efek Indonesia hari ini, 16 Mei 2012, manajemen perusahaan yang dipimpin Imam Pria Agustino itu mengatakan jumlah penerbitan saham baru itu merupakan 10% dari jumlah saham disetor perusahaan.Mengacu pada nilai perolehan dan jumlah saham yang akan diterbitkan, harga saham yang ingin diterbitkan perusahaan tersebut 15,52% di atas harga pasar saham tersebut yang ada di level Rp161 siang ini.Harga terakhir saham emiten migas tersebut sudah turun 7 poin dari posisi kemarin Rp168.Namun, tidak diinformasikan pihak pembeli saham baru yang berniat diterbitkan emiten tersebut, yang umumnya menggunakan skema penjualan tertutup (private placement).Berdasarkan keterbukaan informasi tersebut, pemegang saham perseroan terdiri dari Siam Commercial BK Public Co Ltd HK 17,71%, PT Bakrie & Brothers Tbk 8%, Mellon Bank NA S/A For MacKenzie Cundill Recovery Fund 6,65%, dan publik 67,64%.Rencana penerbitan saham baru tersebut tergantung dari persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). RUPSLB tersebut akan digelar pada 30 Mei 2012.Dalam agenda tersebut, perusahaan juga berniat menerbitkan surat utang (notes) atau pendanaan lain yang akan berbentuk transaksi material. (arh)

 

 

JANGAN LEWATKAN:+ IHSG SIANG: Indeks kian jauh dari 4000

+ Proyek MP3EI berpotensi langgar ham

+ Reksa dana tetap perlu wajib peringkat

+ TRAGEDI SUKHOI: Jadi tanda tanya kenapa black box hangus terbakar

+ Antam turunkan harga buybackRp8.500 per gram

+ HARGA KOMODITAS: Indeks naik meski minyak terkoreksi

+ EURO bergerak flat

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top