Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penawaran obligasi BII tembus Rp7,5 triliun

JAKARTA: Penawaran obligasi PT Bank Internasional Indonesia Tbk mengalami kelebihan permintaan hingga tiga kalilipat dari total surat utang yang ditawarkan kepada investor sebesar Rp2,5 triliun.Pjs Presdir BII Rahardja Alimhamzah mengatakan selama periode
Saeno
Saeno - Bisnis.com 28 November 2011  |  19:47 WIB

JAKARTA: Penawaran obligasi PT Bank Internasional Indonesia Tbk mengalami kelebihan permintaan hingga tiga kalilipat dari total surat utang yang ditawarkan kepada investor sebesar Rp2,5 triliun.Pjs Presdir BII Rahardja Alimhamzah mengatakan selama periode pembentukan harga (bookbuilding) perseroan menerima penawaran Rp7,5 triliun. Padahal penawaran Obligasi Berkelanjutan I BII 2011 tahap I Rp2 triliun dan oObligasi Subordinasi Berkelanjutan I BII 2011 tahap I Rp500 miliar.”Kami menyambut baik respon pasar yang tinggi. Ini kedua kami masuk pasar tahun ini.  Keberhasilan penerbitan obligasi akan memperkuat modal dan meningkatkan komposisi dana jangka panjang untuk mendukung ekspansi bisnis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, sore ini.Menurutnya, periode bookbuilding ditutup lebih cepat 3 hari dari 18 November 2011  menjadi 15 November 2011.  Adapun pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melaksanakan public offering telah diterima BII pada 28 November 2011.BII menetapkan bunga untuk Obligasi Berkelanjutan I BII 2011 tahap I, yang terdiri dari Obligasi Seri A  jangka waktu 3 tahun dengan nilai Rp440 miliar dengan bunga 7,75% dan Obligasi Seri B jangka waktu 5 tahun dengan nilai Rp1,56 triliun dengan bunga 8,75% per tahun.Adapun untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I BII 2011 tahap I sebesar Rp500 miliar berjangka waktu 7 tahun, BII menetapkan bunga 10% per tahun. Bunga Obligasi Berkelanjutan dan Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap triwulan.Rahardja menambahkan dana yang diperoleh dari hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha perseroan yang fokus pada segmen usaha kecil, komersial, konsumer dan korporasi.Sementara itu, subdebt akan diperhitungkan sebagai lower tier 2 sesuai ketentuan Bank Indonesia untuk memperkuat struktur permodalan serta struktur pendanaan jangka panjang BII.Obligasi berkelanjutan BII telah memperoleh rating AAA(idn) dari PT Fitch Rating Indonesia (Fitch) dan (id)AA+ dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).  Adapun untuk penerbitan subdebt , BII juga telah memperoleh pemeringkatan surat hutang jangka panjang dengan rating AA(idn) dari Fitch dan (id)AA dari Pefindo.Penjamin pelaksana emisi obligasi dan subdebt BII adalah PT Bahana Securities, PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Kim Eng Securities (anak perusahaan Maybank) dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top