Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Semen Baturaja terganjal status pabrik

 
Teguh Purwanto
Teguh Purwanto - Bisnis.com 25 November 2011  |  16:36 WIB

 

JAKARTA: Pelepasan saham perdana (initial public offering/IPO) PT Semen Baturaja diperkirakan baru dapat terlaksana akhir tahun depan seiring dengan belum selesainya peralihan status tanah pabrik perseroan di Palembang dan Lampung.
 
Corporate Secretary Semen Baturaja Zulkifri Subli mengatakan sulit jika IPO ditargetkan terlaksana pada semester I/2011, karena hingga saat ini pihaknya masih fokus menyelesaikan peralihan status kepemilikan tanah untuk pabrik perseroan di dua wilayah itu. 
 
Dia mengatakan saat ini, status tanah itu masih tumpang tindih dengan PT Kereta Api dan PT Pelindo II.
 
Selain itu, dia juga masih menunggu arahan dari Kemenko Perekonomian, sebagai ketua komite privatisasi BUMN, untuk melakukan aksi korporasi itu.
 
Sebelumnya, Kementerian BUMN menargetkan IPO BUMN semen itu terlaksana pada tahun ini, tetapi karena masih dinilai belum siap maka ditargetkan bisa terlaksana pada 2012.
 
“Kemenko Perekonomian kan meminta kami menyelesaikan status tanah Sekarang kami sedang berusaha mengalihkan statusnya dari PT KA dan Pelindo II ke kami. Setelah itu kami kembali menanti arahan dari Kemenko Perekonomian. Saya rasa sulit untuk IPO semester I/2012, karena kan pengalihan itu butuh waktu. Mungkin baru bisa terealisasi akhir tahun ini,” ujarnya saat dihubungi, hari ini.
 
Dia mengaku hingga saat ini pihaknya memang belum menunjuk penjamin pelaksana emisi (underwriter) untuk melaksanakan aksi korporasi itu karena masih fokus penyelesaian masalah tanah. (arh)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top