SEATTLE: Harga kontrak emas melonjak pada level tertinggi, menyusul kenaikan harga 'emas hitam' yang mendorong logam mulia menjadi aset lindung nilai dari inflasi.
Indeks Thomson Reuters/Jefferies naik 2,6%. Harga bahan pangan naik pada level tertinggi dan minyak melampaui US$100 per barel."Investor beralih kembali pada komoditas. Orang akan datang dan membeli emas guna menghadang laju inflasi yang menggerus dolar," kata analis senior Lind Waldock Adam Klopfenstein di Chicago, AS.Harga kontrak emas untuk Juni mencapai US$15,80 atau 1,1% menjadi US$1.495,80 per ounce pada pukul 01.43 siang di Comex, New York, AS, dan menjadi level tertinggi sejak 29 April.Harga kontrak perak menanjak menjadi US$1,60 atau 4,8% per Juli menjadi US$35,09 per ounce, atau tertinggi sejak 9 Mei.Harga kontrak palladium untuk Juni naik US$22,95 atau 3,2% menjadi US$737,20 per ounce di New York Mercantile Exchange.Harga platinum untuk pengiriman Juli naik US$18,90 atau 1,1% menjadi US$1.779,90 per ounce. (spr)Harga minyak naik, emas menanjak
SEATTLE: Harga kontrak emas melonjak pada level tertinggi, menyusul kenaikan harga 'emas hitam' yang mendorong logam mulia menjadi aset lindung nilai dari inflasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

12 jam yang lalu
Rekor Baru Harga Emas Dibayangi Tarif Trump dari AS
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

1 jam yang lalu
Pacu Ekspansi, HUMI Siap Tambah 10 Kapal

2 jam yang lalu
Efek Tarif Trump, Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Capai 5%
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
