Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah rencana rilis laporan keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada Rabu 29 Juli 2026, mayoritas analis dari konsensus Bloomberg memberikan rekomendasi saham GOTO.
Data konsensus Bloomberg menunjukkan terdapat 24 perusahaan sekuritas baik asing maupun lokal yang memberikan rekomendasi buy saham GOTO. Di sisi lain, ada 7 analis sekuritas yang memberikan rekomendasi hold atau tahan dan tidak ada yang memberikan rekomendasi sell atau jual.
Dari 31 sekuritas tersebut, sebanyak 77% memberikan rekomendasi beli dengan rata-rata target harga saham yang dipatok oleh konsensus analis Bloomberg ada di Rp80. Level target harga ini mengindikasikan adanya potensi kenaikan 60% dari harga penutupan terakhir.
Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham GOTO masih diperdagangkan di level Rp50/saham dalam dua bulan terakhir, sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan baru pada 1 Mei yang mengatur komisi driver ojek online (ojol).
Kebijakan itu mulai berlaku sejak 1 Juli 2026 yang mengubah persentase komisi sebelumnya yakni 20% menjadi 8%, sementara driver ojol akan mendapatkan 92% dari sebelumnya 80% tetapi hanya untuk layanan roda dua penumpang.
Sekuritas lain misalnya Maybank Sekuritas memberikan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga di Rp80 per saham. Berikutnya Morgan Stanley yang memberikan rekomendasi equal weight/in-line alias netral dengan target harga Rp79 per saham
Sebagai gambaran, pada kuartal I 2026, GOTO pertama kalinya melaporkan mencetak laba bersih sebesar Rp171 miliar dan membalikkan dari posisi rugi pada kuartal I 2025 yang sebesar Rp367 miliar.
Hans Patuwo, Direktur Utama Grup GoTo, mengatakan pencapaian laba bersih untuk pertama kalinya dalam sejarah GoTo ini menjadi momen penting bagi perusahaan. Hal ini mencerminkan kerja keras tim selama bertahun-tahun dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, mengelola biaya secara disiplin, dan menciptakan nilai nyata bagi pelanggan, konsumen, mitra pengemudi dan mitra usaha.
"Perjalanan kami berlanjut seiring dengan upaya kami dalam mengakselerasi pertumbuhan melalui pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan, melalui investasi secara berkelanjutan pada kemampuan bisnis yang akan membantu kami mewujudkan hal ini. Kami berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi situasi global saat ini, dan percaya bahwa GoTo dapat tetap memberikan layanan terbaik kepada jutaan masyarakat Indonesia," katanya, dalam siaran pers, April lalu.
Hans menambahkan, “GoTo mencapai titik ini berkat dukungan jutaan mitra driver di seluruh Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, mendukung kesejahteraan, serta memperkuat berbagai dukungan yang dapat kami berikan kepada mitra driver.”