Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Segera IPO, Bos OneMed (OMED) Jemmy Hartanto Jadi Crazy Rich Baru Surabaya?
Lihat Foto
Premium

Segera IPO, Bos OneMed (OMED) Jemmy Hartanto Jadi Crazy Rich Baru Surabaya?

Sepak terjang pendiri OneMed (OMED) yang bakal IPO akhir Oktober 2022. Bakal jadi crazy rich baru dari Surabaya?
Reni Lestari & Rinaldi M. Azka
Reni Lestari & Rinaldi M. Azka - Bisnis.com
07 Oktober 2022 | 13:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Saat pandemi Covid-19 mengganas di China pada Maret 2020, Jemmy Hartanto, pemilik calon emiten alat kesehatan, PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) atau OneMed, memberangkatkan 1,5 juta buah masker ke Negeri Panda. Akankah intial public offering (IPO) OMED mengantarkannya menjadi crazy rich baru dari Surabaya?

Tak hanya ke China, sebelum tahun pandemi, Jemmy mengaku telah mengekspor masker bikinannya ke sejumlah negara. Namun, kondisi itu terjadi sebelum kiriman bahan baku dari China dan Taiwan macet total karena penutupan perbatasan, dan kebutuhan masker di dalam negeri yang menggunung seiring memuncaknya Covid-19.

Kini, setelah pandemi hampir akan surut, OneMed bersiap menjejakkan kakinya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan terbuka. Bersama istrinya, Sianne Sutanto, pria bernama lengkap Yacobus Jemmy Hartanto itu adalah ultimate beneficial owner dari OneMed.

Keduanya masing-masing memegang 1 persen saham OneMed. Adapun, sebanyak 98 persen saham OneMed berada di bawah PT Intisumber Hasil Sempurna. Di sisi lain, Intisumber Hasil Sempurna dimiliki oleh Jemmy dan Siena masing-masing dengan kepemilikan 50 persen.

Dalam sebuah podcast bersama taipan dan Crazy Rich Surabaya Hermanto Tanoko, Jemmy mengungkap perjalanan bisnisnya, dari anak seorang pemilik pabrik gula di Jember, mahasiswa kedokteran di Universitas Udayana, Bali, PNS di Surabaya, hingga pengusaha alat kesehatan dengan omset triliunan rupiah.

Pada tahun lalu saja, perseroan membukukan pendapatan Rp2,22 triliun atau tumbuh 11,63 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya pada 2020 sebesar Rp1,99 triliun.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
back to top To top